Program 5.000 Lapangan Kerja Dipertanyakan – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

Program 5.000 Lapangan Kerja Dipertanyakan

Jumlah Pengangguran Capai 15 Ribu

WATAMPONE, RB—Pasangan Tafa’dal (Fahsar-Ambo Dalle) diminta untuk merealisasikan janji politiknya saat kampanye pilkada 2013 lalu, yakni menciptakan 5.000 lapangan kerja. Program 5.000 lapangan kerja yang dijanjikan bupati hingga kini tak jelas realisasinya. Publik kembali menagih janji itu setelah melihat angka pengangguran di Bumi Arung Palakka cukup tinggi, yakni mencapai 15 ribu orang. Ini berdasarkan hasil survei Badan Pusat Statistik Kabupaten Bone tahun 2015.

Praktisi Sosial, Rahman Arif menilai janji politik bupati soal 5.000 lapangan kerja belum terlihat sampai saat ini.
“Jelas saat kampanye kemarin, janjinya lima ribu lapangan kerja, bukan lima ribu tenaga,” ungkapnya kepada RADAR BONE, Kamis 8 September kemarin.

Rahman juga menilai, tingginya angka pengangguran di Bone, disebabkan program yang tidak jalan.
Anggota DPRD Bone, HA Suaedi berpendapat sama. Politisi Partai Demokrat itu bahkan mendesak pemerintah daerah untuk segera merancang program khusus. “Persoalannya adalah lapangan kerja yang kurang. Cara yang bisa dilakukan adalah menggenjot pelatihan kerja,” ujarnya.

Sehingga masyarakat lanjut dia, memiliki keterampilan khusus yang bisa digunakan untuk membuka usaha.
“Peran dinas koperasi juga penting. Termasuk membina para pelaku usaha kecil menengah dan bantuan-bantuan lainnya,” terangnya.
Termasuk lanjut dia, menjalin kerjasama dengan perusahaan-perusahaan yang ada Bone, Makassar maupun di luar provinsi.
“Namun itu harus dibarengi dengan SDM tenaga kerja yang mumpuni. Artinya pemerintah daerah memiliki SDM yang siap kerja. Jadi begitu ada perusahaan yang membutuhkan, langsung siap pakai,” kuncinya.

Kepala Bidang Pemberdayaan dan Ketenagakerjaan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Bone, Muhammad Irwan kepada RADAR BONE Kamis 8 September kemarin, mengungkapkan upaya untuk mengurangi pengangguran terus dilakukan. Setiap tahun, kata dia dilaksanakan pelatihan yang dipusatkan di Lembaga Latihan Kerja Cellu.

“Seperti tahun ini ada beberapa kelompok yang dilatih berbagai keterampilan, menjahit, pertukangan, tata rias, las dan keterampilan lainnya,” jelas Irwan Selain itu, lanjut Irwan pihaknya 90 tenaga kerja sebagai upaya peningkatkan produktifitas kerja.
“Jadi ini salah satu upaya Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi untuk memfasilitasi pengangguran untuk mudah mendapatkan pekerjaan atau bisa membuka lapangan kerja,” bebernya.
Irwan menambahkan pihaknya juga terus berupaya mempertemukan pihak perusahaan dengan pencari kerja melalui bursa kerja.\

*ASKAR SYAM

To Top