Proses Hukum Kasus PAUD Berlarut-larut. Ada Apa? – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

Proses Hukum Kasus PAUD Berlarut-larut. Ada Apa?

RADARBONE.CO.ID_WATAMPONE–Penyidik Satuan Reserse Kriminal Polres Bone hingga kini belum menetapkan tersangka pengadaan buku PAUD meski hasil audit Badan Pemerika Keuangan (BPK) telah diterima.

Polisi beralasan membutuhkan keterangan saksi ahli dari kementerian. Padahal sebelumnya, polisi berkilah menunggu hasil audit BPK sebelum menetapkan tersangka.

Kasat Reskrim Polres Bone, Iptu Pahrun berkilah, pihaknya belum menetapkan tersangka dengan alasan masih membutuhkan keterangan saksi ahli dari kementerian.

“Kami masih akan memeriksa keterangan saksi dari kementerian terkait kasus ini,” ujarnya.
Pahrun mengaku, BPK telah merilis hasil kerugian negara yang ditemukan setelah melalui proses audit. “Jumlah kerugian negara berdasarkan audit BPK, sebesar Rp4,8 miliar,” ujarnya.

Ketua PMII Cabang Bone, Sudri menegaskan akan mengawal kasus ini. Ia menegaskan, polisi harus serius dalam mengusut dalang dari kasus PAUD itu.

“Polisi harus transparan dan segera tuntaskan proses penyidikan hingga jelas siapa dalang dari kasus korupsi pengadaan buku PAUD ini,” tegasnya.

Aktivis PMII, Muhammad Nurwan Tifta SE menegaskan, penanganan kasus korupsi dibawah kendali Pahrun lamban.

“Salah satunya kasus pengadaan buku PAUD ini. Kita menilai pihak kepolisian tidak becus dalam menangani kasus ini. Buktinya, hingga saat ini belum ada penetapan tersangka sementara kasus ini sudah berjalan enam bulan,” ujarnya.

Ia juga menagih janji kepolisian yang akan menetapkan tersangka dalam kasus itu pada akhir Juli lalu. “Janjinya akhir Juli sudah ada tersangka. Tapi sampai akhir Agustus belum ada penyelesaian. Ini ada apa dengan kinerja kepolisian,” tandasnya.

*

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top