PRT Bakal Jadi Peserta BPJS – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

PRT Bakal Jadi Peserta BPJS

Suasana pelayanan di kantor BPJS Cabang Watamoone, beberapa waktu lalu. Pekerja rumah tangga (PRT) juga bakal mendapatkan layanan BPJS.

PENULIS : ASKAR SYAM

WATAMPONE, RB—Kabar gembira bagi pekerja rumah tangga (PRT). Pemerintah memberikan perhatian khusus terhadap profesi pembantu asisten rumah tangga tersebut.
Salah satunya dengan mengikutsertakan mereka menjadi peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan. Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) M. Hanif Dhakiri me-negaskan, kepesertaan PRT dalam BPJS untuk memberikan jaminan sosial dalam bekerja.

”Ini salah satu pemenuhan aspek perlindungan dan kesejahte-raan mereka (PRT). Kita sudah atur dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker),” ujarnya di Jakarta, Selasa 26 Juli lalu seperti dilansir JPNN.com (Jawa Pos Group).
Hanif mengatakan, selama ini pemerintah terus mendorong PRT dapat menikmati program-program jaminan sosial yang diselenggarakan pemerintah. Karena, jaminan sosial menjadi satu faktor untuk mendorong peningkatan kualitas kehidupan masyarakat.”Langkah konkret kami, dalam tahun ini kita terbitkan Permenaker Perlin-dungan Pekerja Rumah Tangga. Permenaker tersebut untuk memastikan terpenuhinya hak normatif PRT sekaligus menghormati tradisi, konvensi, dan adat istiadat,” katanya.

Disebutkan Hanif, dalam Permenaker dengan tegas hak-hak PRT seperti upah sesuai dengan perjanjian kerja (PK), mendapat cuti sesuai dengan kesepakatan, waktu ibadah, fasilitas layak, jaminan sosial, THR, berkomunikasi dan perlakuan manusiawi dari penggunanya.

Terkait hal itu, Pihak Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Bone mengaku belum menerima instruksi maupun surat edaran yang menyebutkan asisten rumah tangga berhak mendapat fasilitas BPJS.
Kendati demikian, Disnakertrans Boe menyambut positif kebijakan yang akan memberikan perlindungan dan kesejahterahan bagi PRT tersebut.

“Memang ada wacana Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi yang pernah diberitakan melalui media untuk diberikan BPJS ketenagakerjaan dan kesehata bagi para asisten rumah tangga, tapi sampai sekarang belum ada juga aturan tertulis kami terima, sehingga di Bone ini belum juga dilakukan pendataan asisten rumah tangga yang harus mendapatkan fasilitas BPJS tersebut. Kalau memang ada aturan dari Kementerian Tenaga Kerja seperti itu, maka tentu kami dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Bone siap juga menindaklanjuti agar semua asisten rumah tangga akan mendapatkan layanan BPJS Ketenagakerjaan,” kata Muhammad Irwan, Kabid Pemberdayaan dan Tenagakerjaan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Bone saat ditemui Rabu 3 Agustus lalu.

Irwan menegaskan, sebe-lumnya pihaknya memang sudah merencanakan untuk melakukan pendataan asisten rumah tangga di daerah ini. Pembantu rumah tangga, kata dia mesti mendapat kepastian jaminan hak melalui perjanjian kerja dengan pengguna jasa PRT tersebut. Ini sekaligus, kata Irwan untuk melindungi hak-hak PRT.
“Memang sebaiknya asisten rumah tangga itu ada semacam kontrak supaya tidak seenaknya majikannya mengeluarkan begitu saja secara tidak terhormat. Jika ada kontraknya, tentu majikannya tidak akan bebas pula mengeluarkan begitu saja. Kemudian bisa juga diusulkan untuk mendapatkan jaminan BPJS ketenagakerjaan. ,” pungkasnya.

*ASKAR SYAM

To Top