Puluhan Pegawai Mangkir – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

Puluhan Pegawai Mangkir

Andi Islamuddin

Cuma 5.629 Data Pegawai Terkirim ke Kemenpan

PENULIS : ROSDIANA SULJA – ASKAR SYAM

WATAMPONE, RB–Selain melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di setiap satuan kerja perangkat daerah (SKPD), Pemerintah Kabupaten Bone juga melaporkan daftar hadir pegawai pada hari pertama kerja pasca lebaran Idul Fitri 1437 H ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB). Hasilnya hanya separuh pegawai yang masuk laporan absensinya ke BKDD Bone.

Berdasarkan data yang diperoleh dari Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah (BKDD) Bone, Senin 11 Juli kemarin sekira pukul 17.00 Wita, tercatat hanya 5.629 pegawai yang masuk laporannya yang dikirim melalui unit kerja masing-masing.
Padahal jumlah pegawai negeri sipil (PNS) di lingkup Pemkab Bone, yakni 11.093 orang. Dengan demikian, terdapat 5.464 pegawai yang belum ada kabarnya. Apakah PNS bersangkutan masuk kantor di hari pertama kerja pasca libur lebaran, atau sebaliknya mangkir kerja. Pasalnya hingga batas akhir pengiriman daftar hadir ke Kemenpan, absensi 5 ribuan pegawai tersebut belum masuk ke BKDD Bone.

Kasi Pengolahan Data BKDD Bone, Drs A Irsal Mahmud, MSi kepada RADAR BONE, Senin 11 Juli kemarin, mengatakan para pegawai yang belum masuk laporan absensinya tersebut berasal dari kalangan guru dan petugas puskesmas. “Kami sudah cek, yang belum masuk laporan absensinya itu adalah guru SMP, SMA. Kemudian lingkup UPTD Pendidikan yang di dalamnya adalah guru TK dan SD, serta dari puskesmas,” jelas Irsal.
Irsal memperkirakan faktor libur yang menyebabkan kala-ngan guru belum mengirim laporan absensi ke BKDD. Namun demikian, kata dia sesuai surat edaran KemenPAN-RB, bahwa kewajiban mengirim laporan absensi tersebut berlaku bagi seluruh aparatur negara, termasuk guru dan petugas kesehatan di dalamnya. “Sesuai dengan surat edaran Kemenpan, bahwa seluruh aparatur, jadi guru termasuk di dalamnya,” bebernya.

Lebih jauh Irsal merincikan dari 5.629 pegawai yang hadir di hari pertama kerja pasca libur lebaran, tepatnya pada Senin 22 Juli kemarin. Terdapat 50 pegawai diantaranya tidak hadir tanpa keterangan alias mangkir. Selebihnya, kata dia ada yang izin 29 orang, sakit 41 orang, cuti alasan penting 3 orang, cuti bersalin 16 orang, cuti besar 5 orang, cuti sakit 3 orang, cuti tahunan 3 orang, dinas luar 2 orang dan tugas belajar 5 orang.

Irsal mengakui, pegawai yang menjalani cuti tersebut, pengajuan cutinya masuk sebelum surat edaran larang cuti turun. “Mereka sudah cuti sebelum surat edaran turun,” jelas Irsal.
Selain melaporkan via email daftar hadir pegawai ke Kemenpan. Pemerintah Kabupaten Bone juga melakukan sidak ke SKPD. Sidak dilakukan beberapa tim, diantaranya tim yang dipimpin langsung Bupati Bone, Wakil Bupati dan Sekkab Bone. Sidak sekaligus dijadikan sebagai ajang silaturahmi bupati dengan pegawai di SKPD.

Kepala BKDD Bone, Drs Andi Islamuddin yang ikut dalam rombongan Sekkab menemukan adanya tiga pegawai yang mang-kir kerja. “Waktu sidak tadi ada tiga pegawai tidak hadir tanpa keterangan,” tutur Islamuddin tanpa membeberkan unit kerja pegawai dimaksud.
Bupati Bone, Dr HA Fahsar Mahdin Padjalangi, MSi pun menemukan pegawai mangkir dalam sidaknya di salah satu SKPD. “Di sini ada seorang pegawai yang tidak masuk kerja tanpa keterangan. Tapi kita akan telusuri dulu apakah absen karena sakit atau sengaja menambah libur,” ungkap Fahsar saat menyambangi kantor BPBD Bone. Jika memang terbukti sengaja menambah libur, Fahsar dengan tegas akan memberikan sanksi sesuai aturan yang telah ditetapkan.
“KemenPAN sudah menetapkan sanksi yang harus diberikan. Dan itu dilakukan berjenjang sesuai dengan pelanggaran yang dilakukan oknum pegawai,” tegas Fahsar.

Dia juga mengimbau kepada semua SKPD agar segera menyetor laporan absensi pegawai ke Badan Kepegawaian Diklat Daerah (BKDD). “Semua SKPD telah diberikan blangko dan harus disetor segera,” imbuhnya.
Kepala Dinas kependudukan dan Catatn Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bone, A Darmawan mengaku telah menyetor blangko yang dimaksud. “Pukul 10.00 Wita kami setor ke BKDD. Dan ada pegawai kami tidak masuk kantor hari ini karena melakukan perjalan dinas untuk menjemput blangko KTP dan itu juga kami laporkan,” terangnya

Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura, Ir H Sunardi Nurdin juga mengungkapkan hal senada.
“Laporan kepegawaian kami juga akan segera kami setor dan isinya ada seorang pegawai kami yang tidak masuk karena mende-rita sakit,” ucapnya.
Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Bone mengancam akan memberikan sanksi disiplin bagi pegawai yang mangkir. Tak hanya itu, Kemenpan juga meminta laporan daftar hadir pegawai di hari pertama kerja pasca lebaran. Dengan demikian, sanksi bagi pegawai mang-kir terbilang berlapis. Namun demikian, masih saja banyak pegawai yang berani mangkir.

*ASKAR SYAM

To Top