Rekomendasi Rapimda Golkar di GOR Matanna Tikka – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

Rekomendasi Rapimda Golkar di GOR Matanna Tikka

Suasana pelaksanaan rapimda Partai Golkar di GOR Lapatau Matanna Tikka, Sabtu 22 Oktober lalu.

Target Rebut 20 Kursi di Legislatif Bone

Rapat pimpinan daerah Partai Golkar Sulsel yang digelar di Kabupaten Bone, resmi ditutup, Sabtu malam pukul 22.00 Wita. Tercatat beberapa rekomendasi ditelurkan dari hasil rapimda tersebut. Salah satunya soal peningkatan perolehan kursi legislatif.

Askar Syam, Watampone

Khusus di Kabupaten Bone, Golkar menargetkan peningkatan raihan kursi di DPRD Bone dari sebelumnya 15 kursi menjadi 20 kursi. Perolehan kursi di DPRD Sinjai, juga ditargetkan meningkat dari empat kursi menjadi tujuh kursi. Sementara di DPRD Soppeng dan Wajo, Golkar menargetkan masing-masing 10 dan 11 kursi.

Sebelumnya pada pileg lalu, perolehan kursi di DPRD Soppeng hanya mencapai tujuh kursi. Rekomendasi lainnya yang muncul dari usulan peserta Rapimda, yakni segera dilaksanakan Musyawarah Daerah (Musda) ditingkat pengurus DPD kabupaten dan kota yang telah berakhir masa jabatannya.

Termasuk persyaratan untuk penentuan caleg agar diperlakukan juga persyaratan menjadi ketua DPD, yaitu tidak memiliki keluarga yang garis keturunan dari atas kebawah dan dari sam-ping, yang menjadi pengurus dan caleg dari partai lain.
Beserta penerapan sanksi terhadap anggota fraksi yang melanggar aturan partai.

Koordinator Bidang Kepartaian dan Organisasi, Arfandy Idris mengatakan, rekomendasi-rekomendasi dari hasil rapimda, menjadi perhatian penuh para kader Partai Golkar. “Peserta rapimda juga meng-usulkan agar rekruitmen caleg perlu diperbaiki dan penguatan kader,” ungkapnya.

Untuk rekomendasi eksternal lanjut dia, salah satunya meminta kepada DPP agar UU pemilu yang selama ini merugikan Partai Golkar, khususnya untuk mekanisme penentuan pimpinan DPRD berdasarkan suara terbanyak, agar ditolak.
Misalnya Bone 15 kursi (Mendapat Ketua DPRD) sedangkan wakil ketua DPRD dari partai lain hanya mendapatkan 3 sampai 4 kursi. “Harusnya partai Golkar di Bone mendapatkan kursi Ketua dan Wakil Ketua DPRD,” ujarnya.

Terpisah, Plt Ketua DPD Golkar Sulsel, HAM Nurdin Halid mengingatkan seluruh kader golkar untuk tidak menjadi penghianat. “Jangan karena kecewa di partai, lantas memutuskan untuk meninggalkan Golkar. Itu namanya kader yang tidak taat asas,” tegasnya.
Nurdin juga menanggapi desakan peserta Rapimda untuk segera menjadwalkan pelaksanaan rapimda di tingkat DPD kabupaten dan kota. “Itu nanti akan menjadi pertimbangan DPD I. Tidak mesti ada usulan, kemudian langsung kita jadwalkan,” tegasnya.

(*)

To Top