Rekrutmen CPNS-P3K. BKPSDM Usulkan 235 Kuota – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

Rekrutmen CPNS-P3K. BKPSDM Usulkan 235 Kuota

RADARBONE.CO.ID_WATAMPONE–Pemerintah akan membuka rekrutmen Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun P3K (pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja). Berdasarkan keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 12 Tahun 2019, alokasi CPNS dan P3K 2019 untuk pusat 46.425. Sedangkan daerah 207.748.

Kabupaten Bone, merupakan salah satu daerah yang memperoleh kuota Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan P3K. Hanya saja, alokasi untuk Bone dinilai minim. Kuota Bone tak lebih 77 orang untuk CPNS dan 158 kuota untuk P3K. Total kuota yang diusulkan sebanyak 235 orang.

Jika ditotal, Bone hanya mendapat kuota 235 orang.  “Harusnya, porsi untuk Bone lebih besar disesuaikan dengan kebutuhan pegawai di daerah ini. Kalau hanya 77 CPNS, saya kira itu masih sangat minim. Apalagi sebaran pegawai berstatus PNS di daerah ini belum merata. Contohnya saja, sekolah dasar negeri yang ada di wilayah terpencil, itu paling banyak 1 guru PNS-nya,” ujar praktisi sosial, Rahman Arif menanggapi formasi CPNS Bone Tahun 2019.

Ia membandingkan kuota CPNS Bone Tahun 2018 yang mencapai 200-an lebih sementara pendaftar mencapai 2.056.

“Tahun ini, pasti pelamar juga membludak, sementara kuota kita sangat sedikit,” tukasnya.
Sementara itu, Pemkab Bone melalui Badan Kepegawaian dan Pengelola Sumber Daya Manusia (BKPSDM) telah mengajukan usulan ke KermenPAN RB. Jumlah yang diajukan, sesuai dengan kuota CPNS dan P3K dari ke kementerian terkait.

Kabid Pengadaan Pemberhentian dan Informasi Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bone, A Irsal Mahmud mengatakan, Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) membuka kran untuk rekrutmen CPNS dan P3K. Kabupaten Bone kata dia, merupakan salah satu kabupaten yang mendapat kuota tersebut.

“Kita usulkan 77 kuota CPNS dan 158 kuota P3K,” ungkap Irsal kepada RADAR BONE, Senin 15 Juli kemarin.

Sedangkan jabatan apa saja yang akan dibuka, Irsal menegaskan, diproritaskan untuk jabatan berkaitan dengan layanan publik. Tenaga pendidikan dan kesehatan kata dia, tetap menjadi salah satu prioritas.

Terkait hasil rekrutmen P3K sebelumnya yang dinyatakan lolos seleksi kata Irsal, sisa menunggu formasi dari KemenPAN.

“Ada 492 yang memenuhi passinggrade dan itu sisa menunggu formasi,” ujar Irsal sembari menyebut dari 492 yang lolos tersebut 86 diantaranya merupakan penyuluh pertanian.
Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana mengungkapkan, tahun ini pemerintah menyiapkan alokasi 254.173 untuk formasi CPNS dan PPPK. Namun dari jumlah tersebut yang terbesar akan direkrut adalah PPPK.

“Dari 254.173 formasi, kuota PPPK untuk pusat dan daerah adalah 168.636. Sisanya (85.555) untuk CPNS yang terdiri dari ikatan dinas 5.769 dan pelamar umum 79.768,” kata Bima dikuti dari Jawapos.com, Selasa 16 Juli kemarin.

Bima menambahkan, formasi PPPK lebih banyak daripada CPNS karena pemerintah fokus menyelesaikan masalah honorer K2 maupun nonkategori. Dalam rekrutmen PPPK tahap II ini, tidak hanya honorer K2 yang bisa kut. Honorer non K2 juga bisa ikut seleksi.
“Tenaga guru masih jadi prioritas utama karena kekurangan guru. Ini akan diselesaikan duluan, ditambah jabatan lainnya,” ucapnya.

Bima lagi-lagi menegaskan, rekrutmen PPPK akan lebih dulu digelar. Kemudian seleksi CPNS. Kapan itu, menurut Bima nanti setelah rekrutmen CPNS dari sekolah kedinasan dan Papua selesai.
Meski begitu, lanjut dia, Menteri PAN-RB Syafruddin sudah memperkirakan waktu pendaftaran CPNS sekitar Oktober.

Sementara pembukaan lowongan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) pada Agustus mendatang.

*

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top