Rekrutmen P3K di Bone. Guru dan Tenaga Kesehatan Prioritas – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

Rekrutmen P3K di Bone. Guru dan Tenaga Kesehatan Prioritas

ilustrasi

RADARBONE.CO.ID_WATAMPONE–Bagi guru honorer dan tenaga kesehatan yang tidak lolos dalam seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tak perlu berkecil hati. Rekrutmen Manajemen Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (P3K) tahun ini memprioritaskan posisi bagi mereka.

Manajemen P3K adalah pengelolaan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja untuk menghasilkan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja yang profesional, memiliki nilai dasar, etika profesi, bebas dari intervensi politik, bersih dari praktek korupsi, kolusi dan nepotisme.

P3K sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2018 tentang Manajemen Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja dapat menduduki Jabatan Fungsional Tertinggi dan Jabatan Fungsional yang berkaitan dengan pelayanan fungsional yang berdasarkan pada keahlian tertentu dan keterampilan tertentu.

Selain jabatan sebagaimana dimaksud diatas, menteri dapat menetapkan jabatan lain dalam hal ini fungsi manajemen pada instansi pemerintahan. Manajemen P3K meliputi penetapan kebutuhan, pengadaan, penilaian kinerja, penggajian dan tunjangan, pengembangan kompetensi, pemberian penghargaan, disiplin, pemutusan hubungan perjanjian kerja dan perlindungan.

Kepala BKPSDM Kabupaten Bone, Drs A Islamuddin mengatakan perekrutan P3K, pihaknya hanya menunggu petunjuk teknis. “Kami tunggu saja petunjuk teknis. Karena perekrutan P3K ini sama dengan CPNS ditentukan pusat,” kata Islamuddin kepada RADAR BONE di ruang kerjanya, pekan lalu.

Diakui Islamuddin penerimaan P3K tahun ini hanya menyasar tiga kelompok, yakni tenaga pendidik, tenaga kesehatan dan penyuluh pertanian. Ketiganya menjadi prioritas dalam rekrutmen tersebut. “Berdasarkan surat pertanggungjawaban mutlak yang ditandatangani bupati, hanya tiga yang akan diterima, yakni guru, tenaga kesehatan dan tenaga teknis lainnya. Kasihan dengan tenaga teknis lainnya, tapi kita bisa berbuat karena kuota ditentukan oleh pusat,” jelas Islamuddin. Islamuddin menambahkan belum diketahui kuota yang akan diterima Kabupaten Bone. (*)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top