Rp17 M DAK 2016 Terancam Hangus – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

Rp17 M DAK 2016 Terancam Hangus

PENULIS : ROSDIANA SULJA

WATAMPONE, RB—Kucuran Dana Alokasi Khusus (DAK) 2016 di Kabupaten Bone mencapai Rp260.822.517.640 yang peruntukannya meliputi sembilan bidang.  Meliputi Bidang Kesehatan, Lingkungan Hidup,Keluarga Berencana, Pertanian, Kelautan Perikanan, Infrastruktur, Keselamatan Transportasi, Perhutanan dan Pasar.

Berdasarkan data dari Badan pembangunan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Bone, sampai keadaan Triwulan III Tahun Anggaran 2016, Realisasi Anggaran hanya mencapai 41,71 persen atau Rp108.785.925.103, sehingga masih tersisa anggaran Rp148.931.549.786.

Rendahnya serapan anggaran berdampak pada pencairan anggaran triwulan keempat pada Bidang Infrastruktur, Kesehatan dan KB serta Keselamatan Transportasi. Khususnya pada Bidang Infrastruktur seperti pembangunan infrastruktir publik daerah (IPD) berupa pembangunan jalan, jembatan, irigasi, air bersih, sanitasi, dan perumahan.

Sekretaris Dinas Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) Kabupaten Bone, Hj Najamuddin saat ditemui RADAR BONE di ruang kerjanya pekan lalu mengungkapkan keterlambatan penyerapan membuat sejumlah DAK triwulan IV pun terancam hangus.
“Anggaran DAK triwulan IV untuk IPD sebesar Rp7,4 miliar ditambah anggaran Kesehatan dan KB sebesar Rp10,1 miliar terancam hangus,” ungkapnya.

Selain itu, tambah Najamuddin, Anggaran Transportasi sebesar Rp9,6 miliar juga tertunda.
Sementara Kepala DPKAD Kabupaten Bone, Drs A Fajaruddin MSi yang dikonfirmasi RADAR BONE mengenai hal itu, Selasa 3 Januari kemarin menegaskan jika anggaran transportasi sudah masuk ke kas daerah.
“Anggaran transportasi sebesar Rp9,6 miliar sudah masuk ke kas daerah pas Sabtu 31 Desember 2016,” tegasnya.

Mengenai sisa DAK triwulan IV sebesar Rp17,5 miliar yang te-rancam hangus, Kepala DPKAD menegaskan jika sampai saat ini pihaknya masih melakukan koordinasi dengan Kementerian Keuangan republik Indonesia.
“Kemenkeu masih membuka peluang koordinasi sehingga kemungkinan dananya tetap akan kucur meskipun telah menyeberang,” ungkapnya.

Hanya saja, jika DAK tersebut benar-benar hangus, maka tentu saja akan ditalangi Pemerintah Kabupaten Bone melalui Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa) APBD.

*

To Top