Rumpon Ikan Terancam Dimusnahkan – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

Rumpon Ikan Terancam Dimusnahkan

Ir Wahida MSi

PENULIS : BAHARUDDIN

WATAMPONE, RB—Kabar mengejutkan bagi pemilik rumpon ikan. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama TNI AL dalam waktu dekat bakal menggelar operasi, untuk memusnahkan atau mencabut rumpon-rumpon ikan, yang tersebar di seluruh perairan Indonesia.
Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti mengatakan, rumpon-rumpon ini telah banyak merugikan nelayan, karena mengubah ekologi perairan yang membuat ikan pelagis besar tidak bisa mendekat ke pinggir atau masuk area dibawah empat mil.
“Ini sangat menyulitkan nelayan untuk mendapatkan ikan-ikan yang berukuran besar dan bernilai ekonomis tinggi. Nelayan hanya bisa dapat jenis ikan kecil-kecil saja, seperti malalugis, yang gede-gede berkumpul di rumpon-rumpon, tidak mau kepinggir,” tutur Susi dalam siaran persnya, Senin, 13 Juni lalu seperti dilansir JPNN.Com (Jawa Pos Grup).
Susi menegaskan, rumpon yang terdapat di perairan Indonesia saat ini tidak satu pun memiliki izin. Sebab, pemerintah masih tidak mengizinkan untuk pemasangan rumpon di perairan mana pun.
Di samping itu, Susi meminta nelayan bisa memberikan informasi dan memastikan keakuratan titik-titik koordinat rumpon di wilayah perairan mereka.
“Tolong koordinatnya dikasih tahu, bapak bisa kirim SMS sama saya dan kami secepatnya akan bergerak bersama TNI AL. Jika rumpon tidak ada, ikan akan mendekat ke pesisir,” kata Susi.
Pihak Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Bone belum menerima surat edaran terkait rencana penertiban rumpon tersebut.
Kepala DKP Bone, Ir Wahida MSi kepada RADAR BONE Rabu 15 Juni kemarin mengatakan rencana penertiban rumpon oleh KKP belum sampai ke pihaknya. “Kalau ada wacana penertiban rumpon, kemungkinan rumpon yang berada di jalur pelayaran, karena jika ada rumpon di jalur pelayaran tentu akan mengganggu dan bisa rusak jika pelayaran lewat. Tapi sampai sekarang belum ada juga di Kabupaten Bone yang melaporkan kalau ada rumpon yang menghalangi jalur pelayaran,” katanya.
Lanjut dia mengungkapkan jika penertiban rumpon dengan alasan merugikan nelayan kecil, itu belum ada informasi yang sampai ke DKP.” Kami belum mendapatkan informasi seperti itu,” jelasnya.

*ASKARSYAM

To Top