Serapan Anggaran Rendah, Realisasi APBD Hingga Oktober 62,46 Persen – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

Serapan Anggaran Rendah, Realisasi APBD Hingga Oktober 62,46 Persen

RADARBONE.CO.ID_WATAMPONE–Setiap pembahasan APBD, organisasi perangkat daerah ngotot meminta anggaran besar. Tapi faktanya mereka keteteran dalam membelanjakannya. Ini dibuktikan dengan rendahnya serapan anggaran OPD hingga akhir Oktober lalu.

Berdasarkan data penyerapan anggaran OPD per 31 Oktober 2017 yang dilansir Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Bone, menunjukkan serapan anggaran dari 42 OPD masih tergolong rendah, yakni 62,46%. Diketahui, ke-42 OPD ini mengelola anggaran sebesar Rp2.335.930.580.063 (Rp2,3 triliun).

Dari seluruh yang mengelola anggaran, beberapa diantaranya serapan anggarannya sangat memprihatinkan, yakni masih berada di kisaran 50%. Dinas Pendidikan misalnya yang diberi anggaran Rp549.656.998.483, penyerapan anggarannya baru sebesar 53,99 persen. Disusul Dinas Kesehatan dengan total anggaran Rp234.864.759.441, serapannya baru 54,83%.

Serapan anggaran paling rendah terjadi pada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tenriawaru, dari total anggaran Rp133.155.208.275 yang dikelola, serapannya baru 32,41%. Selanjutnya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, dari Rp198.860.770.589 anggaran yang dikelola, serapannya baru 59,26%.

Kepala Bidang Akuntansi BPKAD Bone, Husnani Umar menjelaskan masih ada sejumlah program yang belum masuk laporan penyerapan anggarannya.

“Belanja dana BOS pada Dinas Pendidikan belum masuk, belanja JKN pada Dinas Kesehatan belum masuk, dan belanja BLUD pada RSUD Tenriawaru juga belum masuk,” ungkap Husnani kepada RADAR BONE, Rabu, 8 November lalu.

Sebelumnya, Kepala Bappeda Bone, Drs Abubakar MSi mengklaim hampir seluruh SKPD telah merealisasikan serapan anggarannya untuk penganggaran APBD Pokok 2017.
“Yang belum itu, untuk serapan anggaran perubahan. Misalkan PU masih ada program kegiatannya yang masih dalam tahap lelang,” ujarnya.

Serapan anggaran terbesar dicapai Dinas Perdagangan dengan realisasi 87,84% dari total anggaran Rp7.294.967.500. Disusul Dinas Pemadam Kebakaran dengan serapan anggaran 86,17%, dari total anggaran yang dikelola Rp7. 990.691.100.

Anggota Komisi II DPRD Bone, Herman ST mendorong SKPD untuk lebih optimal dalam merealisasikan setiap program yang masuk dalam penganggaran APBD.

Terkhusus kegiatan fisik. “Ini yang perlu menjadi perhatian pimpinan SKPD. Kalau proses tendernya saja yang terlambat bagaimana bisa maksimal penyerapan anggarannya,” tukasnya.
Lebih jauh dia mengungkapkan, serapan 60% tersebut masih tergolong rendah, jika melihat tahun anggaran 2017 yang tersisa kurang dari dua bulan akan berakhir.

*

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top