Sinjai Asuransikan 3.400 Sapi – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

Sinjai Asuransikan 3.400 Sapi

Sosialisasikan asuransi ternak bagi warga peternak, termasuk memberikan pemahaman tentang keunggulan program pemerintah ini

PENULIS : LUKMAN SARDY

SINJAI, RB–Program Asuransi Usaha Ternak Sapi (AUTS) Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kabupaten Sinjai, terus mendapat sambutan hangat dari kalangan peternak.
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, drh H Aminuddin Zainuddin mengatakan, jumlah pendaftar asuransi ternak Sapi saat ini, telah mencapai 3.400 ternak, setelah sebelumnya, DPKH kata dia menggenjot sosialisasi program tersebut di setiap kelompok tani di Sinjai.

“Sampai hari ini data dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan menunjukkan sekitar 3.400 sapi yang sudah mendaftar untuk diasuransikan dan berharap kedepan semakin banyak peternak yang memanfaatkan bantuan pemerintah ini dengan mengasuransi ternak sapinya,” ungkapnya.

DPKH lanjut dia, intens turun ke lapangan untuk mensosialisasikan asuransi ternak ini kepada warga termasuk memberikan pemahaman tentang keunggulan program pemerintah ini.
“Bahkan sosialisasi hari ini dihadiri oleh Kementrian Pertanian dan PT Jasindo Cabang Makassar,” tambahnya.
Sementara itu, perwakilan dari Kementrian Pertanian RI, Ir Ika purwani mengapresiasi kinerja DPKH Sinjai sehingga reapon masyarakat yang mendaftar asuransi cukup besar.

“Pembayaran premi asuransi usaha ternak sapi ini cukup membayar Rp40 ribu perekor pertahun dengan pendapatkan biaya pertanggungan Rp10 juta. Program ini saya kira sangat membantu masyarakat karena mendapatkan subsidi dari pemerintah pusat sebesar Rp160 ribu perekor pertahun,” ujarnya.

Perwakilan PT Jasindo Cabang Makassar Agus surianto menambahkan, pengelola asuransi ternak sapi akan membayarkan dengan beberapa kriteria yang sesuai dengan ketentuan.
“Kita akan membayarkan pertanggungan Rp10 juta apabila sapi mati karena penyakit, kecelakan dan beranak, sedangkan sapi hilang karena kecurian akan dibayarkan pertanggungan sebesar Rp9 juta karena dikurangi biaya kelalaian sebesar Rp10 persen dari biaya pertanggungan,” jelas Agus.

*ASKAR SYAM

To Top