Soal Kematian Mantan Kepala Puskesmas Palakka, Polisi Korek Keterangan Tiga Saksi – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

Soal Kematian Mantan Kepala Puskesmas Palakka, Polisi Korek Keterangan Tiga Saksi

RADARWATAMPONE, RB—Selain melakukan autopsi terhadap jasad drg Syahraeni Mansyur, Mantan Kepala Puskesmas Palakka. Penyidik Polres Bone juga berupaya mengorek keterangan dari tiga saksi. Hanya saja, pihak kepolisian enggan membeberkan identitas ketiga saksi dengan dalih masih dalam penyelidikan.
“Kalau nama ketiga saksi belum dapat dipublikasikan. Untuk sekarang belum dapat disampaikan karena demi kepentingan penyelidikan ke depannya,” kata AKP Dharma Praditya Negara, Kasat Reskrim Polres Bone kepada RADAR BONE, Rabu, 2 Mei kemarin.
Dharma menambahkan penyebab kematian dokter cantik ini baru diketahui setelah hasil autopsi keluar.
“Setelah dilakukan pemeriksaan selama satu atau dua minggu ke depan, baru kami bisa ambil kesimpulan bahwa Syahraeni dibunuh atau tidak,” jelas Dharma.
Pelaksanaan autopsi jenazah dokter Eno, panggilan akrab drg Syahraeni Mansyur, diakui Dharma atas permintaan pihak keluarga. Pihak keluarga mencurigai dokter Eno mati secara tak wajar.
Hal ini juga diakui Husna, ibunda dokter Eno. Husna menduga kematian anaknya direncanakan.
“Kan sebelumnya beredar bahwa anak saya disantet, tapi itu tetap pembunuhan dan kami merasa curiga ada salah seorang keluarga yang merencanakan ini semua,” kata Husna saat disambangi RADAR BONE di kediamannya, Rabu 2 Mei kemarin.
Karenanya Husna pun merestui pembongkaran makam anaknya demi kepentingan penyelidikan.
“Kami izinkan kepada pihak kepolisian untuk dilakukan autopsi, supaya pelaku dapat ditemukan,” harap Husna.
Sementara itu suami dokter Eno, Haeril Anugrah menyerahkan persoalan ini kepada pihak kepolisian yang sudah menangani kasus tersebut.
Sebelum meninggal, kabarnya almarhumah dua kali dirawat di RSU Hapsah. Ia juga pernah dibawa berobat ke Makassar terkait penyakit asma (sesak nafas) yang diderita.
Diberitakan sebelumnya, Polres Bone bekerja sama dengan Polda Sulsel membongkar makam drg Syahraeni Mansyur, Mantan Kepala Puskesmas Palakka di TPU Majang, Rabu, 1 Mei lalu. Sembilan petugas dari Dokpol Polda Sulsel memeriksa jenazah yang telah dikebumikan 2 April lalu itu.
Pembongkaran makam dokter cantik yang bertugas pada poli gigi Klinik Asri ini dilakukan atas tuntutan pihak keluarga yang mendesak dilakukan autopsi terhadap jenazah yang bersangkutan. Pihak keluarga menilai kematian drg Syahraeni tidak wajar.
lcr4-baharuddin/usmansommeng

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top