Sopir: Rem Tak Berfungsi, Saya Hilang Kendali – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

Sopir: Rem Tak Berfungsi, Saya Hilang Kendali

Suasana tragedi Pasar Malam, Minggu 13 November lalu sekira pukul 20.30 Wita. Sebuah bus AKAP menyeruduk sejumlah PKL yang berjualan. Dalam peristiwa itu seorang PKL tewas di TKP dan tiga lainnya menderita luka.

Soal Tragedi Pasar Malam

PENULIS : HERMAN KURNIAWAN

WATAMPONE, RB—Teka-teki penyebab sopir bus menabrak pedagang kaki lima (PKL) di Pasar Malam, Jl Mesjid Raya, Minggu malam 13 November lalu akhirnya terjawab. Haryono (30), sopir Bus Cahaya Ujung yang menyeruduk lapak PKL Pasar Malam di kawasan Tana Bangkalae menegaskan, bahwa kejadian itu dipicu tidak berfungsinya rem mobil yang dikemudikan.

“Waktu mau berbelok mengelilingi tugu, rem tidak berfungsi dan saya hilang kendali. Itu saja saya ingat,” cerita Haryono kepada RADAR BONE, Selasa 15 November lalu. Warga asal Kelurahan Tumpas, Kecamatan Unaaha, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara itu menyatakan tidak ada sama sekali unsur kesengajaan dalam kecelakaan itu.

“Namanya kecelakaan bisa menimpa siapa saja. Tidak ada orang menginginkannya tapi mau diapa ini musibah,” tutupnya.
Paur Sub Humas Polres Bone, Ipda Adenan yang dikonfirmasi memperkuat pernyataan Haryono.
“Iya menurut keterangan sopir dan bukti yang diperoleh memang pemicu tabrakan akibat rem blong,” katanya saat ditemui di ruang kerjanya.

Sebelumnya, beredar kabar bahwa bus angkutan kota antar provinsi (AKAP) itu menyeruduk PKL Pasar Malam karena ber-usaha menghindari pengendara lain yang melintas.

*ASKAR SYAM

To Top