SPBE Tak Beroperasi, Harga Elpiji Naik – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

SPBE Tak Beroperasi, Harga Elpiji Naik

RADARBONE.CO.ID_WATAMPONE–Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) yang berkedudukan di Taccipi, Kecamatan Ulaweng dikabarkan tak beroperasi. Untuk memenuhi kebutuhan pangkalan, agen pun memasok elpiji 3 kg dari Bulukumba. Akibatnya, suplai elpiji dari luar daerah ini berimbas pada kenaikan harga elpiji hijau tersebut.

Salah satu pemilik pangkalan elpiji 3 kg di Jl Dr Wahidin Sudirohusodo, H Hasbullah membenarkan tidak berproduksinya SPBE Taccipi. Menurut dia sudah 10 hari agen mendapatkan pasokan dari Bulukumba. Karena elpiji didatangkan dari luar kota, kata Hasbullah, maka memicu terjadinya kenaikan harga sebesar Rp1.000 pertabung.
“Makanya kami dari pangkalan untuk saat ini belanja di agen sebesar Rp14.500 pertabung. Sedangkan sebelumnya hanya Rp13.500 pertabung. Harga ini naik, karena jauh tempat pengisiannya. Karena tempat pengisian di Taccipi saat ini sedang rusak dan sekarang masih sementara diperbaiki,” ungkapnya.

Pemilik pangkalan elpiji yang juga Kepala Bidang Pengawasan Industri Dinas Perindustrian tersebut, akui meski terjadi kenaikan harga, namun stok tetap stabil.”Kenaikan harga tersebut karena pengaruh jauhnya pengisian elpiji,” terangnya.

Kenaikan harga di tingkat pangkalan juga menular sampai ke pengecer. Salah satu pengecer di Jl Besse Kajuara, A Wanti mengungkapkan saat ini pihaknya mendapat suplai dari pangkalan dua hari sekali. Padahal biasanya, kata dia suplai datang setiap hari. Wanti pun mengakui menaikkan harga jual menjadi Rp18.000 karena juga menebus dengan harga yang baru.

“Sebelumnya saya beli dari pangkalan hanya sebesar Rp15.000 dan saya jual sebesar Rp17.000 pertabung, sedangkan sekarang saya beli Rp16.000 dan saya jual sebesar Rp18.000 pertabung. Kenaikan harga itu karena pengisian di Taccipi rusak,” pungkasnya.

*

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top