Strategi Jitu Polisi Mendekati Masyarakat – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

Strategi Jitu Polisi Mendekati Masyarakat

Setiap sore hingga malam, di jalan-jalan strategis dalam kota akan dijumpai tiga wanita cantik berseragam polisi lengkap mengendarai sepeda berkeliling kota. Mereka adalah petugas patroli yang diturunkan Polres Bone.

HERMAN, Watampone

Kehadiran ketiga polwan cantik, Bripda Nur Ainun Ariati, Bripda Aulia Agustarini, dan Bripda Selvi ini memberi kesan sejuk terhadap sosok anggota Polri.
Anggota Polri yang selama ini dipersepsikan sebagai sosok ‘menakutkan’ bagi anak-anak, kehadian trio patroli cantik itu mengubah persepsi tersebut.

Polisi terus menggali kreativitas untuk meningkatkan pelayanan sekaligus pendekatan kepada publik.
Polres Bone belakangan ini cukup intens menerjunkan polisi cantik di lapangan. Setiap Jumat, polwan diturunkan melakukan pengamanan sekaligus pengaturan lalu lintas di beberapa masjid. Kehadian polwan tersebut cukup membantu jamaah yang hendak menyeberang jalan, terutama di masjid yang berada di kawasan padat lalu lintas.

Paur Humas Polres Bone, Iptu Adenan mengatakan keha-dian tim patroli sepeda tersebut untuk memberi kenyamanan kepada masyarakat. Tugas mereka, kata Adenan selain melakukan pengamanan, juga menyampaikan mbauan kepada masyarakat agar bersama-sama dengan polisi mencegah gangguan kamtibmas.

“Demi kenyamanan masyarakat dalam beraktifitas, kami melaksanakan patroli bersepeda sambil menyapa warga,” katanya.
Keberadaan tim patroli ini, sambung Adenan juga diharapkan mampu mencegah gangguan kamtimbas di wilayah hukum Polres Bone.“Dengan kegiatan ini diharapkan bisa mencegah gangguan kamtibmas,” bebernya.

Kanit Shabara Polres Bone, Ipda Welman menambahkan ketiga polwan tersebut sasarannya adalah pendekatan kepada masyarakat. “Ketiganya mendapat sepeda langsung dari Mabes Polri. Sasarannya adalah memberi pelayanan dan lebih mendekatkan diri kepada masyarakat,” katanya.

Lanjut Welman, tim Patroli sepeda ini mulai beraksi pada pukul 16.00 Wita. Selanjutnya istrahat kemudian selepas salat Magrib dilanjutkan sampai malam hari. “Antusias warga menyambut program ini cukup bagus,” kunci Welman. (*)

To Top