Subsidi Dicabut, Pelanggan PLN di Bone ‘Berteriak’ – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

Subsidi Dicabut, Pelanggan PLN di Bone ‘Berteriak’

PENULIS : ARDI BIN WARIS

RADARBONE.CO.ID_WATAMPONE–Kenaikan tarif listrik dikeluhkan sejumlah pelanggan PLN di daerah ini. Mereka mengalami lonjakan pembayaran yang cukup drastis dalam tiga bulan terakhir. Salah seorang pelanggan A Trisna mengakui kenaikan tagihan listrik di rumahnya cukup tajam, yakni dua kali lipat dari biasanya. “Ini listrik tadi saya bayar hampir Rp500 ribu, nah tidak aji yang berat-berat saya pakai. Padahal biasa cuma bayar Rp200 ribu sampai Rp240 ribu,” tutur Trisna.

Menurut Trisna kenaikan pembayaran listrik di rumahnya dialami dalam tiga bulan terakhir. Pelanggan lainnya Hana juga mengeluhkan hal serupa. Pelanggan PLN prabayar ini mengakui voucher listrik senilai Rp100 ribu, biasanya digunakan selama dua pekan. Saat ini, kata dia cuma bertahan sepekan saja. “Parah nih PLN kalau begitu. Kira-kira apa solusinya,” tanya Hana.

Humas PT PLN Area Watampone, Said mengatakan tak ada kenaikan tarif listrik, melainkan hanya terjadi penyesuaian tarif listrik atau tarif adjustment untuk golongan 900 volt ampera (VA) non subsidi. Sedangkan golongan lainnya belum ada penyesuaian, seperti 1.300 VA, 2.200 VA dan 3.500 VA dan lainnya.

Penyesuaian tarif listrik golongan 900 VA non subsidi tersebut, kata Said terjadi secara bertahap yang dilakukan tiga kali, yakni mulai Desember 2016, Januari, Maret hingga Mei 2017.  Dia menjelaskan, pencabutan subsidi dan penyesuaian TDL ini hanya berlaku untuk konsumen rumah tangga mampu, sedangkan konsumen miskin dan tidak mampu masih tetap dengan TDL subsidi.

“Makanya kami membantah ada kenaikan tarif listrik, melainkan hanya pencabutan subsidi untuk konsumen 900 VA yang masuk kategori mampu,” jelasnya. Lebih jauh Said membeberkan tarif dasar listrik (TDL) pada Desember 2016 untuk meteran atau reguler blok I Rp275/kWh, reguler blok II Rp445/kWh dan reguler blok III Rp495/kWh. Sedangkan TDL untuk listrik prabayar Rp605/kWh.

Penyesuaian tahap pertama untuk reguler blok I Rp360/kWh, reguler blok II Rp582/kWh dan reguler III blok Rp692/kWh, kemudian prabayar Rp791/kWh. Penyesuaian tahap kedua dengan reguler blok I Rp470/kWh, reguler blok II Rp761/kWh dan reguler blok III Rp1.014/kWh.

Adapun prabayar Rp1.034/kWh. Lanjut Said, untuk penyesuaian tahap ketiga untuk reguler blok I Rp1.352/kWh, reguler blok II Rp1.352/kWh, reguler blok III Rp1.352/kWh, dan prabayar Rp1.352/kWh.

*

To Top