Surya Paloh ke Makassar, Semangat untuk NasDem dan NH-Aziz – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

Surya Paloh ke Makassar, Semangat untuk NasDem dan NH-Aziz

RADARBONE.CO.ID_MAKASSAR–Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh akan berkunjung ke Sulawesi Selatan dalam rangka konsolidasi pasangan calon kepala daerah, bakal calon legislatif dan Komisi Saksi NasDem (KSN) yang akan dihelat pada, Rabu 28 Februari di Hotel Grand Clarion Makassar.

Juru Bicara NasDem Sulsel, M Rajab menuturkan, kehadiran Surya Paloh di Makassar bertujuan untuk mengawal secara langsung persiapan suksesi konsolidasi akbar Pilkada Serentak di Sulawesi Selatan. Tentunya, kata Rajab, kehadiran Surya Paloh akan menjadi penyemangat bagi tim pemenangan di Pilkada serentak, khususnya bagi calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel Nurdin Halid-Aziz Qahhar Mudzakkar.

“Pak Surya Paloh memang menaruh perhatian khusus di Pilgub Sulsel. Khususnya bagaimana memenangkan NH-Aziz. Kehadirannya menjadi penyemangat bagi kader NasDem di Sulsel,” ungkap Rajab.

Sekadar diketahui, DPW NasDem Sulsel tengah melakukan berbagai persiapan untuk menyambut Surya Paloh. Malam ini, Senin (26/2), dilakukan rapat persiapan penjemputan Ketua Umum Surya Paloh.

Dipimpin oleh Sekertaris NasDem Sulsel, Syahruddin Alrif. Rapat DPW menyepakati untuk menginstruksikan kepada seluruh pengurus dan kader NasDem agar bersiap menyambut kedatangan Surya Paloh dan menyukseskan konsolidasi akbar.

“Rapat kali ini, kita membahas seluruh persiapan penyambutan Ketua Umum yang tiba di Makassar pada Rabu (28/2), Selain itu juga dibahas persiapan konsolidasi akbar Partai NasDem untuk Pilkada Serentak 2018 di Sulsel,” ujar Syahruddin Alrif.

Diketahui, dalam gelaran konsolidasi nantinya, seluruh pengurus dan kader yang diwajibkan hadir yakni, Ketua, Sekretaris, Bendahara, Bappilu, dan OKK DPD Partai NasDem Se Sulawesi Selatan, Anggota Fraksi Partai NasDem Kabupaten/Kota, Bacaleg Partai NasDem Kab/Kota Se Sulawesi Selatan, KSN Kabupaten/Kota, Ketua KSN kecamatan, dan Satgas Narkoba NasDem Sulsel.

Restorasi Indonesia, NasDem dan Sulsel Baru

Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Sulawesi Selatan menggelar konsolidasi pasangan calon kepala daerah, bakal calon legislatif dan Komisi Saksi NasDem (KSN), di Hotel Grand Clarion Makassar, Rabu 28 Februari 2018.

Konsolidasi akbar Partai NasDe se-Sulawesi Selatan ini dihadiri langsung Ketua Umum Surya Paloh

Juru Bicara DPW NasDem Sulsel, M Rajab menjelaskan bahwa
konsolidasi ini dilakukan untuk mempertemukan kandidat bersama Ketua Umum Surya Paloh untuk mematangkan kemenangan Pilkada di Sulsel.

“Pertemuan kandidat dengan Ketua Umum untuk menekankan kembali komitmen, sekaligus kontrak sosial NasDem dengan kandidat, yakni pada konteks mewujudkan Indonesia yang lebih baik melalui gerakan restorasi Indonesia,” jelas M Rajab.

Khusus untuk Pilgub Sulsel, NasDem mengusung pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Nurdin Halid-Aziz Qahhar Mudzakkar. Rajab mengungkapkan, Restorasi Indonesia yang digagas NasDem sejalan dengan visi Sulsel Baru ala NH-Aziz.

Restorasi Indonesia, kata Rajab adalah gerakan memulihkan, mengembalikan, serta memajukan fungsi pemerintahan Indonesia kepada cita-cita Proklamasi 1945. Melindungi segenap bangsa Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan berbangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia.

“Visi Sulsel Baru sejalan dengan Restorasi Indonesia yang diusung dan akan terus dilakukan Partai NasDem. Empat kata kerja, sekaligus kata kunci perjuangan Partai NasDem, yaitu Memperbaiki, Mengembalikan, Memulihkan, dan Mencerahkan. Hal itu selaras dengan Sulsel Baru yang dicanangkan NH-Aziz,” ungkap Rajab.

Rajab menjelaskan, restorasi bukan jalan pintas. Syarat utama restorasi adalah perubahan mendasar, menyeluruh dan terpadu. Melibatkan populasi besar dengan pengerahan energi berpikir yang kuat dan terarah dan berjangka waktu panjang.

“Begitu juga Sulsel Baru dari NH-Aziz yang kita ketahui. Bagaimana merubah paradigma lama, menjadikan kampung-kampung sebagai hulu pembangunan dalam menyejahterakan masyarakat Sulsel,” tuturnya.

Sekadar diketahui, visi Sulsel Baru adalah simbol sekaligus tonggak perjuangan membangun Sulsel Baru yang harus terwujud paling lambat tahun 2030, atau tepat pada usia ke-70 Provinsi Sulawesi Selatan.

Visi Sulsel Baru mengacu pada Visi besar Nawacita Pemerintah 2014-2019 yang dijabarkan dalam Trikarya Pembangunan Sulsel – Kemartabatan Rakyat, Kemandirian Ekonomi, dan Keadilan Sosial.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top