SYL: Sinergitas Pemerintah Dengan Media Harus Dibangun – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

SYL: Sinergitas Pemerintah Dengan Media Harus Dibangun

Gubernur Sulsel, H Syahrul Yasin Limpo saat hadir pada rapat kerja triwulan pertama Fajar Group di Graha Pena, Senin 4 April kemarin

MAKASSAR, RB–Gubernur Sulsel, H Syahrul Yasin Limpo menegaskan sinergi pemerintah dengan media sangat diperlukan dalam rangka pembangunan daerah. Penegasan ini disampaikan Syahrul saat menjadi pembicara soal kepemimpinan pada Rapat Kerja Triwulan I dan Progam Kerja Media Fajar Group di Graha Pena, Senin 4 April kemarin.
Orang nomor satu di Sulsel ini menegaskan, pemerintah tidak bisa berjalan sendiri, tapi butuh media. Media dinilai sangat berperan besar dalam membangun suatu daerah. Sinergi harus tetap dikedepankan. Kebijakan pemerintahan, kata Syahrul harus berpihak kepada masyarakatnya. Menurut dia, Media Fajar Group harus dijaga dan dikembangkan lagi, sehingga semakin maju dan maju terus. Jadi, kata dia lagi, pemerintah harus bersinergi dengan media sebagai kontrol sosial. “Sinergitas pemerintah dengan media harus dibangun. Sehingga pembangunan bisa berjalan dengan baik, yang muaranya adalah kesejahteraan rakyat,” jelas Syahrul.
Gubernur dua periode ini juga mengungkap sejumlah proyek besar yang dilaksanakan di Sulsel tahun ini, diantaranya proyek kereta api, Pelabuhan Makassar, Airport Hasanuddin, infrastruktur jalan ujung tol/bandara, proyek jalan Mamminasata, perbaikan irigasi 380 ha dan CPI.
Terkhusus proyek pembangunan jalan layang di poros Maros-Bona akan dimulai tahun ini. “Insya Allah, jembatan layang untuk jalur Maros-Bone akan dimulai pembangunannya tahun ini,” tutur Syahrul.
Syahrul yang juga salah satu kandidat kuat calon Ketua Umum Partai Golkar itu juga sempat menyinggung soal niatnya untuk bersaing di bursa Ketum Golkar.
Menurut dia, niatnya untuk bersaing menjadi ketua, semata-mata untuk pengabdian kepada negara dan kesejahteraan rakyat. “Itu misi saya. Tidak ada lain,” tegasnya.
Terkait kepemimpinan, Syahrul mengatakan pemimpin harus pro kepada masyarakatnya. Bila ada pemimpin yang bikin polarisasi, kata dia berarti pemimpin itu tidak percaya diri. “Pemimpin tidak pede karena tidak menguasai bidangnya,” beber di hadapan raker yang dihadiri para pimpinan media lingkup Media Fajar Group yang berjumlah 31 media. Mulai yang ada di Sulsel, Sulbar, Sulteng, Sultra, Ambon, Kupang, Surabaya, Jakarta dan Singapura. Turut hadir dalam raker tersebut, Chairman Fajar, HM Alwi Hamu, Komisaris Utama PT Media Fajar Holding, H Syamsu Nur dan H Syafiuddin Makka.

usmansommeng

To Top