Tafa’dal Jilid II Terancam Tanpa Pesaing di Pilkada? Berikut Analisanya – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

Tafa’dal Jilid II Terancam Tanpa Pesaing di Pilkada? Berikut Analisanya

Pasangan HA Fahsar M Padjalangi MSi - H Ambo Dalle saat mendaftar di Partai Bulan Bintang

RADARBONE.CO.ID_WATAMPONE–Pasangan petahana, HA Fahsar Mahdin Padjalangi-H Ambo Dalle bakal melenggang di perhelatan Pilkada Bone 2018. Sejauh ini belum mengemuka bakal calon yang bakal menjadi rival pasangan bartagline ‘Tafa’dal Jilid’ tersebut.

Bakal calon yang menegaskan diri untuk maju di Pilkada Bone 2018 memang sudah bermunculan melalui alat peraga kampanye (APK) yang dibuat, seperti banner dan baliho. Namun demikian, penegasan tersebut masih sebatas di APK.

Di luar pasangan petahana, hingga kini belum ada bakal calon yang mendeklarasikan pencalonannya, termasuk mendapat dukungan partai politik yang akan mengusungnya.  Bakal calon bupati, H Andi Asrul misalnya, yang masih aktif bergerak menggalang dukungan. Hanya saja, mantan politisi Partai Golkar yang kini hijrah ke Nasdem itu, diprediksi kesulitan mendapatkan tempat di partai politik pengusung.

Syarat persentase dukungan parpol yang mencapai 20 persen, juga dinilai bakal mengganjal langkah Asrul. Apalagi pasangan Tafa’dal (Fahsar-Ambo Dalle) juga intens menggalang dukungan parpol peraih kursi terbesar di DPRD Bone. Meski Asrul mengklaim sudah mengantongi rekomendasi Nasdem. Namun belakangan, DPW Partai Nasdem Sulsel menyangkal adanya rekomendasi tersebut.

Sesungguhnya Asrul juga mendaftar di PAN, Gerindra dan PDIP. Hanya saja, formulir baru dikembalikan di PDIP. Sementara di PAN dan Gerindra belum ada dikembalikan. Sementara itu, pasangan Tafa’dal, tak puas mengantongi rekomendasi Golkar, kini juga menyasar Gerindra, PAN PKS dan PBB. Bahkan Nasdem juga menjadi incaran sang petahana.

Secara matematis, pasangan Tafa’dal memenuhi syarat maju di pilkada, setelah mengantongi rekomendasi Golkar. Partai beringin rindang itu, meraih kursi terbanyak di DPRD Bone. Perolehan kursi Golkar di DPRD, mencapai 15 kursi.

Bagaimana dengan beberapa figur lain, seperti A Yuslim Patawari, Irwandi Natsir, HA Mappamadeng Dewang dan yang lainnya. Kondisinya juga tak berbeda. Belum terlihat pergerakan yang signifikan untuk menumbangkan incumbant. Beberapa diantaranya baru sebatas mengambil formulir pada parpol yang membuka pendaftaran bacabup, namun belum melakukan pengembalian alias mendaftar.

To Top