Tak Ada Kampanye Hari Pertama Sekolah – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

Tak Ada Kampanye Hari Pertama Sekolah

Calon siswa baru didampingi orangtua berkonsultasi ke panitia PPDB SMAN 4 Watampone, beberapa waktu lalu.

PENULIS : AGUSTAPA

WATAMPONE, RB—Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Republik Indonesia telah melayangkan surat edaran kepada gubernur, bupati dan walikota di seluruh Indonesia agar mengkampanyekan ajakan orangtua mengantar anaknya di hari pertama sekolah, Senin 18 Juli hari ini.

Kampanye ini dimaksudkan untuk mendorong tumbuhnya iklim pembelajaran yang lebih positif dan lebih menyenangkan, makanya Kemendikbud memandang perlu diadakan kampanye Hari Pertama Sekolah yang mengajak orangtua mengantarkan sang anak di hari pertama sekolah. Sayangnya, di Kabupaten Bone tak ada kampanye yang dilaksanakan pemerintah daerah.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Drs. Nursalam, MPd yang dikonfirmasi RADAR BONE, Minggu 17 Juli kemarin mengaku telah menerima surat edaran tersebut, Namun demikian, surat edaran itu tak ditindaklanjuti karena dia menilai orangtua di Bone sudah terbiasa mengantar anaknya ke sekolah. Berbeda dengan di kota-kota besar, dimana orangtua siswa sibuk dengan pekerjaannya.

“Jadi cukup sosialisasi lewat media TV dan media sosial yang dilakukan oleh kementerian karena orangtua di Bone sudah terbiasa akan hal itu,” ungkapnya.
Nursalam juga mengatakan pihaknya tidak bisa menindaklanjuti edaran tersebut dengan membuat program. Karena di dalam surat edaran dimaksud tidak dijelaskan secara rinci program apa yang harus dilakukan.
“Karena kalau hanya sekadar mengantar di depan pagar sekolah sebagian besar sudah dilakukan oleh orangtua. Kami tidak bisa membuat program terkait kampanye ini. Karena sekolah juga punya program setiap hari pertama sekolah, yakni upacara bendera dan pe-ngenalan lingkungan sekolah bagi siswa baru,” kunci dia.

Dalam edaran Kemendikbud tersebut yang ditandatangani Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Anies Baswedan itu meminta kepada PNS untuk mengantarkan anak di hari pertama sekolah.
Pemerintah daerah diminta memberikan dispensasi waktu kepada PNS yang mengantar anaknya sekolah.
Selain itu, bupati juga diminta mengimbau kepada instansi swasta agar memberi dispensasi waktu kepada karyawan untuk mengantar anak ke sekolah.

Karenanya, pemerintah daerah diminta menyebarkan informasi dengan menggunakan berbagai kanal komunikasi yang ada. Sayangnya, edaran Kemendikbud tersebut seolah dianggap angin lalu. Tak ada publikasi yang serius untuk mengkampanyekan Hari Pertama Sekolah tersebut.

*ASKAR SYAM

Click to comment
To Top