Tak Mau Jekkong, Loyalis IYL-Cakka Alihkan Dukungan ke NH-Aziz – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

Tak Mau Jekkong, Loyalis IYL-Cakka Alihkan Dukungan ke NH-Aziz

RADARBONE.CO.ID_WATAMPONE– Pendukung setia alias loyalis Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar (IYL-Cakka) di Bone, Andi Arham, mengalihkan dukungan kepada Nurdin Halid-Aziz Qahhar Mudzakkar (NH-Aziz) pada Pilgub Sulsel 2018.

Keputusan besar Koordinator Tim Pemenangan IYL-Cakka untuk Gerakan Masyarakat (Germas) Bone Selatan diambil karena tidak setuju dengan gerakan jekkong alias kecurangan.

Arham menegaskan keputusannya untuk mengalihkan dukungan bukan karena tidak suka dengan Punggawa Macakka-julukan IYL-Cakka. Lebih karena tidak setuju dengan cara-cara yang dilakukan oleh tim pemenangan IYL-Cakka yang kurang beretika. Menjurus pada kecurangan lantaran terkesan menghalalkan segala cara, termasuk menjelek-jelekkan kandidat lain.

Di Bone saja, tim IYL-Cakka sudah terlampau berlebihan memojokkan NH-Aziz. Padahal, pasangan nomor urut satu, khususnya NH merupakan putra asli Bone. Bahkan, bisa dibilang NH merupakan salah satu putra terbaik karena berhasil berkiprah di pentas nasional. Tapi, nyatanya tetap dipojokkan dan dijelek-jelekkan dengan isu-isu murahan. Itu malah memicu sentimen kedaerahan.

“Jujur, saya ini pendukung militan Punggawa Macakka. Tapi dengan sikap timnya, saya tidak setuju, selalu mengucilkan dan selalu menjelek-jelekkan. Padahal, kita di sini orang Bone, orang bugis yang selalu menjunjung tinggi sipakatau dan sipakalebbi,” ujar Arham, di Rumah Singgah IYL-Cakka di Kecamatan Kahu, Kabupaten Bone, Minggu (27/5) malam.

“Meski saya pendukung setia IYL-Cakka, saya kini justru empati dengan Pak NH karena terlalu dipojokkan. Jadinya ya saya merasa terpanggil secara kedaerahan. Intinya, saya tidak semudah ini hengkang kalau orang IYL-Cakka tidak menggunakan cara-cara curang,” sambung Arham.

Arham sendiri diketahui bukan cuma loyalis biasa Punggawa Macakka. Sebelumnya, Koordinator Pemekaran Bone Selatan ini telah menjadi tim pemenangan, bahkan koordinatir Germas sejak Syahrul Yasin Limpo-Agus Arifin Nu’mang (SAYANG) maju pada bursa pilgub. Selama dua periode pencalonan, ia loyal memimpin tim. Tapi, kini ia memutuskan hengkang karena tidak mau mewarnai pilgub dengan gerakan jekkong. (**)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top