Tim Formatur Tolak Andi Saenal – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

Tim Formatur Tolak Andi Saenal

Anggota DPRD Sinjai dari fraksi PPP, Andi Saenal

DPW PPP Tak Bergeming

PENULIS : LUKMAN SARDY

SINJAI, RB–Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Provinsi Sulsel tetap kokoh pada keputusan mengakomodir Andi Saenal, untuk menahkodai partai berlambang ka’bah (Ketua DPC PPP Sinjai).
Meski keputusan DPW tersebut mendapat penolakan keras dari tim formatur DPC PPP Sinjai.

Anggota tim formatur Andi Mappisabbi menegaskan, Andi Saenal tidak memenuhi syarat untuk diakomodir menjadi ketua DPC PPP Sinjai. Mappisabbi menegaskan, pada anggaran dasar partai Pasal 13 ayat 1, calon ketua dan sekretaris DPC harus pernah menjadi pengurus baik di DPP, DPW, DPC maupun PAC sekurang-kurangnya satu periode kepengurusan.

Jika ayat 1 tidak terpenuhi, maka lanjut dia, ada pertimbangan lain yakni di ayat 2 yang menyebutkam, ketua dan sekretaris pengurus harian DPC harus pernah menjadi pengurus organisasi islam atau organisasi sayap PPP yang memiliki visi dan misi sejalan dengan PPP sekurang-kurangnya satu tingkat di atas atau di bawahnya.

“Yang di calonkan DPW adalah Andi Saenal, masalahnya sekarang kenapa ini orang yang melanggar dan bertentangan di Pasal 13 mau dilantik jadi pengurus apalagi jadi ketua, sangat jelas itu tidak boleh dan tidak benar. Bukan berarti karena kami sebagai formatur dan majelis pertimbangan tidak suka kepada dia (Andi Saenal-red), namun yang kami pertahankan adalah anggaran dasar,” terangnya.
Lebih lanjut, Andi Mappesabbi menegaskan, tidak ada gunanya berorganisasi jika peraturan yang ada pada organisasi tetap dilanggar.
“Kalau anggaran dasar kita langgar buat apa kita berorganisasi, itu adalah pedoman kalau misalnya DPW beranggapan bahwa orang yang di ajukan ini (Andi Saenal-red) apa kapasitasnya di partai sedangkan dia baru satu tahun masuk partai itupun karena terpilih anggota dewan,” tuturnya.

Padahal lanjut dia, banyak kader PPP yang berkompeten untuk menduduki jabatan ketua DPD PPP. “Ada apa dengan DPW PPP Sulsel berani melanggar anggaran dasar untuk kepentingannya. mungkinkah DPW mau membuka peluang yang tidak sesuai dengan anggaran dasar seperti di Pasal 13 ayat B dan C itu yang di maksud Ayat B dan C itu adalah cabang baru ranting baru PAC baru wilayah baru itukan sudah ada. Kita ini dilantik sebagai formatur sesuai Pasal 11 juklak di pondok gede, jadi kita harus berjuang melaksanakan amanah ini sesuai anggaran dasar dan kita tidak boleh melangar itu. Kalau kita melanggar, berarti sama halnya kami menghianati anggaran dasar partai,” tegasnya.

Menanggapi hal tersebut, Andi Saenal menegaskan, langkah yang diambil DPW PPP yang mengusung dirinya sebagai calon Ketua DPC PPP tidak sedikitpun mmelanggar anggaran dasar.
“Pada ayat 3 pasal 13 telah dikatakan bahwa dalam hal ayat 2 (dua) tidak terpenuhi maka ketua dan sekretaris DPC dapat dijabat oleh calon yang memenuhi salah satu dari kriteria berikut, yakni pejabat publik eksekutif, anggota legislatif atau calon anggota legislatif PPP, tokoh agama, tokoh masyarakat atau profesional.

“Makanya kalau ada aturan, yah sepatutnya dibaca secara keseluruhan, agar tidak tumpang tindih,” tuturnya.
Anggota DPRD Sinjai itu menegaskan, PPP merupakan partai islam, yang mana setiap umat islam dipersilahkan untuk membesarkan partai tersebut. “Partai Persatuan Pembangunan adalah rumah besarnya umat islam, jadi siapapun yang mau mengurus PPP yah silahkan, tidak ada batasan,” kuncinya.

*ASKAR SYAM

To Top