Tim Saber Pungli Lamban – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

Tim Saber Pungli Lamban

Prof Dr A.Nuzul SH MHum

PENULIS : AGUSTAPA

WATAMPONE, RB—Kinerja Tim Saber Pungli Kabupaten Bone mulai dipertanyakan. Ini setelah mencuatnya beberapa kasus pungli, tapi belum tersentuh satuan tugas yang mengurusi pembe-rantasan pungli tersebut. Sederet dugaan kasus pungli yang mencuat ke permukaan, seperti dugaan pungli pengurusan STNK di Kantor Bersama Samsat Bone, pungli bimbingan belajar di SMA Negeri 1 Awangpone hingga pengakuan PKL yang memberi setoran kepada oknum Satpol PP.

Sayangnya sejauh ini, kasus-kasus tersebut belum terdengar sepak terjang Tim Saber Pungli dalam menanganinya. Beberapa waktu Tim Saber Pungli sempat melakukan penangkapan terhadap oknum pegawai kecamatan di depan Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil. Namun belakangan oknum pegawai berinisial SB yang bertugas di Kantor Camat Bengo itu akhirnya dilepas alias tidak ditahan.

Lambannya kinerja Tim Saber Pungli ini mengundang sorotan dari berbagai kalangan. Aka-demisi STKIP Muhammadiyah Bone Badaruddin Baso, SE, MM mengatakan kinerja Tim Saber Pungli perlu diawasi.
Pengawasan ini harus dijalankan oleh lembaga di atasnya. “Pertimbangannya demi mening-katkan efektifitas dan indepen-densi kerja,” ungkapnya.

Dia mengibaratkan seorang wasit yang mengawasi jalannya suatu pertandingan olahraga. Wasit bertugas menindak pemain yang melanggar secara cepat tanpa pandang bulu.
“Jadi siapapun yang melanggar, sesuai aturan permainanlangsung dapat sempritan atau sanksi. Begitupun dengan sebaliknya,” ungkap Wakil Ketua IV STKIP Muhammadiyah Bone itu.

Berbeda halnya Prof Dr A Nuzul, SH, MHum. Akademisi STAIN Watampone ini menilai membasmi pungutan liar itu bukanlah pekerjaan yang mudah, apalagi saat ini banyak iuran yang dulunya bukan kategori pungli kini telah masuk kategori pungli.

Dia mencontohkan komite sekolah dalam hal membantu sekolah peningkatan kualitas siswa tapi sekarang jadi pungli. “Jadi membasmi atau sapu bersih pungli butuh waktu dan komitmen bersama. Sekarang belum sepenuhnya berjalan, tapi yang baik mari kita dukung,” ujarnya.

Untuk menghilangkan pungli, kata guru besar STAIN Watampone ini butuh kesadaran bersama mencegah pungli. Tidak perlu menunggu aparat karena aparat juga sangat terbatas, aparat juga biasanya baru bergerak jika ada laporan dari masyarakat.

“Sementara masyarakat tidak semua tahu mana pungli dan mana bukan,” imbuhnya.
Sebelumnya, Ketua Tim Saber Pungli Kabupaten Bone, Kompol Wahyudi Rahman menegaskan setiap laporan atau informasi dugaan pungli yang dterima pihaknya dipastikan akan tindaklanjuti. Penegasan ini disampaikan Wahyudi pada konferensi pers pasca penangkapan pelaku pungli beberapa waktu lalu.  “Semua laporan mengenai pungli akan kita tindaklanjuti. Tim akan bergerak cepat,” tegasnya.

To Top