Tingkatkan Kemandirian, WBP Lapas Watampone Ikuti Pelatihan Furniture dan Meubel – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

Tingkatkan Kemandirian, WBP Lapas Watampone Ikuti Pelatihan Furniture dan Meubel

Kalapas Watampone, R.Sunarhadihartadi berfoto bersama dengan Kadisnakertrans, HA Alimuddin Massappa usai pembukaan pelatihan bagi warga binaan pemasyarakatan di Lapas Kelas IIA Watampone

CITISEN REPORTER

Azhar, Humas Lapas Kelas IIA Watampone Melaporkan

WATAMPONE, RB–Berbagai upaya dilaksanakan dalam mendukung Lapas Watampone menjadi Lapas produksi. Salah satunya, dengan menggelar pelatihan Meubel dan Furniture bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Selasa 2 Agustus kemarin.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Lapas Watampone, diikuti 15 orang WBP bekerjasama dengan Lembaga Latihan Kerja (LLK) Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Bone.
Dalam sambutannya, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Bone, H Andi Alimuddin Massappa memaparkan tujuan dan manfaat dari pelatihan bagi WBP.

“Saya berterima kasih kepada kalapas atas sambutannya dan berharap kegiatan ini akan terus berkesinambungan dalam rangka meningkatkan kemampuan WBP Lapas Watampone. Tak lupa saya mengingatkan agar WBP bersungguh-sungguh selama mengikuti pelatihan ini sehingga bisa menjadi bekal ketika kelak kembali dilingkungan masyarakat,” ungkapnya.

Hal senada diungkapkan Kalapas, R.Sunarhadihartadi. Kalapas turut mengapresiasi kinerja Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Bone sehingga pelatihan ini bisa terlaksana.  “Apresiasi sebesar-besarnya kepada kepala dinas beserta jajarannya yang mendukung pelaksanaan kegiatan ini, baik dalam bentuk sarana maupun instruktur sehingga kegiatan ini dapat terlaksana. Kami juga berharap dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk memberi bekal bagi WBP dalam mewujudkan Lapas Watampone sebagai Lapas Produksi,” tegas R.Sunarhadihartadi.

Pelatihan ini akan berlangsung selama 20 hari, dengan berbagai metode pelatihan. Baik dalam bentuk materi maupun praktek dan pada akhir pelatihan akan dilaksanakan evaluasi untuk menentukan layak tidaknya peserta mendapatkan sertifikat tanda lulus.

*ASKAR SYAM

To Top