Uji KIR Kendaraan Longgar – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

Uji KIR Kendaraan Longgar

Andi Syamsulipu

PENULIS :HERMAN KURNIAWAN

WATAMPONE, RB—Satu unit Pete-pete berisi tiga penumpang terbakar saat dalam perjalanan di Poros Bone-Makassar, tepatnya di Desa Sappewali, Kecamatan Ulawaeng, Jumat 20 Januari lalu.
Berdasarkan informasi yang dihimpun RADAR BONE, insiden tersebut bermula saat pete-pete melaju dengan tiga orang penumpang. Percikan api berasal dari kunci kontak rakitan yang cuma menggunakan kabel telanjang. Begitu pula dengan tangki bahan bakar. Menyulap jerigen menjadi tangki.
Parahnya lagi, jerigen yang berfungsi sebagai tangki BBM ini posisinya berdekatan dengan kabel telanjang yang berfungsi sebagai kunci kontak. Ketika di depan ada motor yang berhenti mendadak, sopir pun sontak langsung menginjak pedal rem. Akibat mengeram secara mendadak itu, bensin yang tersimpan di jerigen pun tumpah.
Tumpah bensin pun kemudian mengenai kabel telanjang tadi, sehingga mengeluarkan percikan api. Percikan api lalu membesar dan membakar mobil. Tiga penumpang yang diketahui merupakan satu keluarga, yakni, Mahyurdin alias Mayu (47) mengalami luka bakar pada bagian wajah, leher, serta kedua tangannya. Kemudian korban lain Alfian (10) menderita luka bakar pada wajah, leher, kedua paha, lutut kiri serta ketiak dan Irwandi (24) mengalami luka bakar pada wajah, leher, kedua tangan, punggung, dan dada sebelah kiri.
Kasat Lantas Polres Bone, AKP Andi Syamsulipu yang dikonfirmasi RADAR BONE mengatakan, pihaknya telah menangani kasus ini. Tiga korban juga telah diberi pertolongan medis di RSUD Tenriawaru Bone.
“Sudah dirawat korbannya kami masih mendalami kasus ini. Karena mobil yang digunakan sudah tidak layak pakai,” tegasnya
Kepala Seksi Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) Dinas Perhubungan Kabupaten Bone, H Amin mengakui lemahnya pengujian kendaraan bermotor (KIR), terutama pete-pete. “Terkadang ketika dilakukan KIR. Sopir cuma membawa berkas KIR. Kenda-raannya tidak dibawa. Alasannya tidak sempat,” tutur Amin saat dihubungi RADAR BONE, Minggu 22 Januari kemarin.
Atas kejadian ini, Amin menegaskan, ke depan pihaknya akan lebin memperketat pengujian kendaraan bermotor.”Terima kasih atas infornya. Kami belum tahu kejadian tersebut (Pete-pete terbakar). Insya Allah, kami akan memperketat pelaksanaan KIR kendaraan,” kunci dia.
lherman-usmansommeng

To Top