Unsur Pidana Kuat, Tak Ada Tersangka. Kasus OTT Kepsek MAN 1 Berlarut-larut – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

Unsur Pidana Kuat, Tak Ada Tersangka. Kasus OTT Kepsek MAN 1 Berlarut-larut

RADARBONE.CO.ID_WATAMPONE–Kepolisian resort Bone terkesan berputar-putar dalam penyelidikan kasus dugaan pungutan liar di MAN 1 Bone. Sejauh ini, polisi belum menetapkan tersangka dalam kasus itu, meski diakui unsur pidananya cukup kuat.

Kapolres Bone, AKBP Muhammad Kadarislam Kasim SH SIK MSi yang dikonfirmasi RADAR BONE, Kamis, 10 Agustus kemarin mengatakan hingga saat ini kasus tersebut masih dalam tahap melengkapi berkas perkara. “Iye, belum ada penetapan tersangka, masih dilengkapi tambahan pemeriksaan ahli dari kemenag,” tuturnya.

Dia memastikan setelah berkas lengkap maka selanjutnya akan dilakukan gelar perkara untuk menentukan nasib Kepala MAN 1 Bone, H Muslimin dan kawan-kawan yang terjaring operasi tangkap tangan beberapa waktu lalu.

“Nanti kalau sudah ada jadwal penentuan tersangka akan saya kabari,” tutupnya.
Sebelumnya, Kadarislam kepada RADAR BONE, Kamis, 3 Agustus lalu menegaskan gelar perkara akan dilakukan setelah Kasat Reskrim, AKP Hardjoko kembali dari Makassar. Namun hingga saat ini gelar perkara dimaksud masih saja molor.

“MAN, rencana hari ini gelar tapi karena kasat mendadak ke Makassar ada rapat terkait pangan, maka ditunda gelarnya,” kata Kadarisma saat itu.

Bahkan, dia mengakui kendati belum ada penetapan tersangka namun bukti untuk penetapan tersangka sudah cukup kuat.

“Iya sudah ada bukti untuk tersangka. Cuman meningkatkan status penyelidikan ke penyidikan harus gelar perkara dulu,” tambahnya.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bone Drs HM Amin juga telah dimintai keterangan terkait dugaan kasus pungli di MAN 1 Bone itu. “Jadi hanya dipanggil untuk diminta keterangan terkait peraturan itu. Jadi saya jelaskan sesuai dengan apa yang tertuang dalam aturan tersebut,” jelas Amin kepada RADAR BONE, pekan lalu.

Sekadar diketahui, Satgas Saber Pungli Kabupaten Bone melakukan operasi di MAN 1 Bone. Dalam operasi ini, Kepala MAN 1 Bone, H Muslimin, Ketua Komite MAN 1 Bone, Suryadi dan Bendahara Komite, Wahidah terkena operasi tangkap tangan. Ketiganya diamankan bersama empat orang lainnya, yakni panitia penerimaan siswa baru, bendahara sekolah dan dua rekanan pembuat seragam sekolah.

Penangkapan terhadap kepsek dan komite MAN 1 Bone ini terkait dugaan pungutan liar pembayaran seragam sekolah dan biaya pembangunan ruang kelas bagi siswa baru.

Informasi yang diperoleh di lapangan, untuk pembayaran seragam sekolah, siswa putra dikenakan biaya sebesar Rp620.000 per siswa. Kemudian untuk siswa putri Rp650.000. Adapun biaya pembangunan ruang kelas siswa dibebankan Rp400.000 per orang.

Selain mengamankan tujuh orang, juga menyita sejumlah barang bukti, diantaranya satu buah buku rekening Bank BRI atas nama Mardiana SAg dengan jumlah saldo yang tertera sebesar Rp214.534.183, satu buah buku rekening Bank BRI atas nama Komite Sekolah MAN 1 WTP dengan saldo Rp127.247.643, satu buah buku rekening Bank BRI atas nama Baharuddin SPd dengan jumlah saldo Rp51.098.321, serta uang tunai sebesar Rp36.000.000.

*

Click to comment
To Top