Wabup Bone Dorong Baperjakat Lelang Jabatan – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

Wabup Bone Dorong Baperjakat Lelang Jabatan

Wakil Bupati Bone, H Ambo Dalle, saat menghadiri rapat badan anggaran DPRD Bone, dalam rangka evaluasi pelaksanaan APBD 2015, Senin 1 Agustus kemarin

Soal Pergantian Kepsek ‘Kadaluarsa’

PENULIS : ROSDIANA SULJA

WATAMPONE, RB—Wakil Bupati Bone, Drs H Ambo Dalle MM mendorong Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) Kabupaten Bone agar berani mengambil langkah maju dalam mengambil kebijakan untuk pergantian kepala sekolah yang telah over masa tugas.

“Baperjakat harus berani mengambil gebrakan lebih baik. Lakukan saja lelang jabatan,” ungkapnya saat dikonfirmasi RADAR BONE di Masjid Al Markaz Al Ma’Arif usai membuka Tablig Akbar dan TOT Pemahaman Alquran, Selasa 2 Agustus kemarin.
Menurut Ambo Dalle, melalui lelang jabatan maka pastinya akan terpilih kepala sekolah yang benar-benar terseleksi dan tentunya brprestasi.

“Kami yakin banyak diantara guru-guru yang berprestasi layak untuk diangkat menjadi kepala sekolah. Dan mereka memiliki peluang maju ketika dilakukan lelang jabatan,” katanya.
Hanya saja, menurut Wabup keputusan akhir yang akan diambil tetap kembali kepada kebijakan Bupati Bone Dr HA Fahsar Mahdin Padjalangi MSi.

“Saya hanya bisa memberikan saran. Demikian juga dengan Baperjakat, tugasnya melakukan verifikasi. Hasilnya ditetapkan Bapak Bupati,” imbuhnya.
Ketua Baperjakat Kabupaten Bone, HA Surya Darma SE MSi yang dihubungi melalui sambu-ngan telepon mengaku tidak bisa berkomentar untuk sementara. “Maaf saya masih di RS Makassar sekarang. belum bisa fokus untuk hal lain dulu,” katanya.
Perlu diketahui bahwa, Dinas Pendidikan Kabupaten Bone telah menggodok calon pengganti kepala sekolah yang over masa tugasnya mulai SMA, SMP dan SD dan menyetornya ke Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah (BKDD).

Sebelumnya, Sekretaris Disdik bone, Nursalam mengaku agak lamban dalam merampu-ngan usulan Cakep khusus tingkat SD. Pasalnya, pengelola Sekolah Dasar tergolong lamban menyetor usul. Hal ini disebabkan beberapa SD cuma memiliki seorang guru berstatus PNS, yakni kepala sekolah yang notabene akan diganti. Selebihnya, kata dia guru-guru yang ada masih berstatus pegawai honorer. Karenanya, untuk mencari figur pengganti Kepsek ‘Kadaluarsa’ cukup sulit. “Salah satunya di Kecamatan Cenrana. Ada lagi bisa menggantikan akan tetapi golongan II, sehingga untuk saat ink kami masih mencari pengganti yang bisa ditempatkan di sekolah terpencil yang notabene kepseknya telah over masa tugasnya,” bebernya.

*ASKAR SYAM

To Top