Wah, 16.545 Warga Sinjai Terancam Tak Memilih – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

Wah, 16.545 Warga Sinjai Terancam Tak Memilih

HL. Petugas Disdukcapil terlihat melayani pengajuan dokumen kependudukan dari Warga Sinjai. Disdukcapil tengah menggenjot perekaman guna memastikan warga terdata di daftar pemilih.

Disdukcapil Jemput Bola

PENULIS : LUKMAN SARDY

RADARBONE.CO.ID – SINJAI–Jelang tahapan pemutakhiran daftar pemilih, permasalahan Kartu Tanda Penduduk Elektronik atau E-KTP nyatanya masih menjadi permasalahan mendasar yang dihadapi setiap daerah. Tak terkecuali di Sinjai.

Di Bumi Panrita Kitta, tercatat 16.545 warga belum mengantongi KTP elektronik. Itu artinya, belasan ribu warga tersebut, terancam tak masuk dalam daftar pemilih. Mengingat dokumen kependudukan tersebut menjadi acuan penyelenggara pemilu saat pemutakhiran daftar pemilih.

Kepala Disdukcapil Sinjai, Akmal mengatakan, dari data hingga awal Maret kemarin, tercatat sebanyak 176.984 orang wajib KTP dan 160.439 warga diantaranya sudah memiliki KTP elektronik atau persentase 90,65 persen.

“Jadi masih ada sekitar 9,25 persen masyarakat kita yang belum punya KTP elektronik, inilah yang menjadi sasaran kami selanjutnya dan insya Allah diakhir tahun kita targetkan seluruhnya sudah punya KTP elektronik,” ungkapnya.

Selain tetap memberikan pelayanan di masing-masing kantor kecamatan, pihaknya juga melakukan upaya jemput bola dengan menurunkan personelnya ke rumah-rumah penduduk untuk melakukan perekaman.
“Kita lakukan jemput bola, kita lihat dimana alamatnya kemudian kita datangi langsung untuk dilakukan perekaman”.

Bahkan Disdukcapil akan melakukan perekaman langsung di sekolah-sekolah (SMA sederajat) yang ada di Sinjai untuk melakukan perekaman kepada pemilih pemula.

Selain kesadaran masyarakat yang masih rendah, faktor geografis lanjut dia, juga menjadi penyebab keengganan warga untuk mengurus administrasi kependudukan ini. Namun Akmal tetap optimis seluruh wajib KTP memiliki KTP elektronik paling lambat akhir tahun ini.

Click to comment
To Top