Wah 97 Desa di Bone Belum Cairkan Dana Desa – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

Wah 97 Desa di Bone Belum Cairkan Dana Desa

Pencairan Dana Desa Tahap II

PENULIS : BAHARUDDIN – RISNAWATI

RADARBONE.CO.ID_WATAMPONE–Pencairan dana desa ternyata masih berlarut-larut. Sejauh ini masih terdapat 97 desa yang belum mencairkan dana desa tahap pertama.

Selain itu, khusus pencairan tahap pertama masih menyisakan satu desa, yakni Desa Maddenrengpulu, Kecamatan Patimpeng. Diketahui, Kepala Desa Maddenrengpulu, A Nur Alam saat ini berurusan penyidik Polres Bone karena dugaan penyalahgunaan dana desa.

Sekretaris Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), H Najamuddin, SSos, mengatakan pihaknya baru mencairkan dana desa setelah ada permintaan dari desa bersangkutan.

“Sampai sekarang masih ada 97 desa yang belum melakukan pencairan dana untuk tahap kedua, dan untuk tahap pertama, tinggal satu desa yang belum yakni desa yang bermasalah kemarin adalah Desa Madenrengpulu,” jelas Najamuddin kepada RADAR BONE, Senin, 11 Desember lalu.

Najamuddin menegaskan pemerintah desa harus mengajukan permintaan pencairan secepatnya, mengingat pencairan dana desa tahap kedua akan berakhir pada 29 Desember nanti.

“Dana tahap kedua sampai tanggal 29 Desember pencairannya, namun ketika ada permintaan dari pihak terkait baru dicairkan, seperti dana Desa Madenrengpulu, itu dananya masih tersimpan di kas daerah sampai saat ini, jadi nanti kalau sudah selesai masalahnya dan sudah masuk permintaan pencairannya, langsung dicairkan begitu pun dengan tahap kedua, misalnya tahun 2018 mendatang baru ada permintaannya, baru dicairkan,” papar Najamuddin.

Selain ada kepala desa yang tersangkut kasus hukum, lambannya pencairan dana desa juga dipicu penyusunan laporan pertanggungjawaban (LPJ) dana desa.

Instansi teknis sepatutnya segera mencari solusi, mengingat tahun depan, Bone mendapat tambahan dana desa sebesar Rp30 miliar.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Bone, A Arsyad Lantara yang dikonfirmasi RADAR BONE, Selasa, 12 Desember lalu menyebutkan desa yang belum ditandatangani laporan pertanggungjawaban tahap pertama tersisa 60-an desa.

“Tidak banyak lagi yang belum selesai, minggu lalu tinggal 60 desa yang belum saya tandatangani laporan pertanggungjawabannya, tapi selama satu minggu ini sudah ada sekira 50-an saya tandatangani, sehingga desa yang belum saya tandatangani laporan pertanggungjawabannya sekira sepuluhan desa,” kata Arsyad. Arsyad menegaskan pihaknya akan terus mendesak kepala desa untuk segera mengajukan permintaan pencairan dana sebelum tanggal 30 Desember.

“Insya Allah dalam waktu dekat ini semua akan rampung, saya upayakan semua dana desa yang selesai pertanggungjawabannya akan rampung dan cair sampai dengan per 30 Desember 2017.
Saya yakin tidak ada anggaran yang menyeberang ke tahun 2018, saya upayakan untuk dicairkan semua bulan ini, Makanya kami menggenjot terus kepala desa yang belum menyetor laporan pertanggungjawabannya, agar bisa rampung dalam waktu dekat ini,” tegas Arsyad.

 

*

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top