Wah Bone Kekurangan Dokter – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

Wah Bone Kekurangan Dokter

PENULIS : BAHARUDDIN

RADARBONE.CO.ID_WATAMPONE–Ketersediaan tenaga dokter masih menjadi persoalan tersendiri bagi pemerintah daerah. Betapa tidak, jumlah dokter yang ada saat ini masih jauh dari standar Indonesia Sehat.

Berdasarkan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Bone Tahun 2016, terungkap jumlah dokter di Bone masih jauh dari standar Indonesia Sehat, dimana rasio dokter umum 40/100.000 penduduk. Kemudian rasio dokter gigi 11/100.000 penduduk.

Bahkan dari target RPJMD belum bisa tercapai. Target RPJMD Kabupaten Bone tahun 2016 adalah 0,82/1.000 penduduk. Namun kenyataannya yang terealisasi cuma 0,06/1.000 penduduk.

Pemerintah Kabupaten Bone mencatat jumlah dokter yang bertugas di daerah ini sebanyak 78 orang. Ini terbagi 36 dokter umum berstatus PNS, 15 dokter umum PTT, 21 dokter gigi PNS, 3 dokter gigi PTT dan 3 dokter magang.

Minimnya tenaga dokter ini disebabkan beberapa faktor, diantaranya ada pindah mutasi ke daerah lain atau melanjutkan pendidikan, berakhirnya masa tugas PTT.

Kemudian pertambahan jumlah dokter tidak sebanding dengan jumlah penduduk, apalagi Kabupaten Bone tidak menerima alokasi CPNS sejak 2014 sampai saat ini. Dokter yang berjumlah 78 tersebut tersebar di beberapa rumah sakit dan 38 puskesmas yang tersebar di 27 kecamatan.

Bahkan ada dua puskesmas yang tak memiliki tenaga dokter, yakni Puskesmas Taretta dan Puskemas Awangpone.
Jika melihat rasio standar Indonesia Sehat, dimana khusus dokter umum idealnya 40/100.000 penduduk. Maka sejatinya Kabupaten Bone yang memiliki 746 ribu penduduk memiliki 280 dokter umum. Kemudian dokter gigi idealnya berjumlah 77 orang, jika merujuk pada rasio standar Indonesia Sehat khusus dokter gigi, yakni 11/100.000 penduduk..

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Bone, Andi Rasyid AM mengatakan Kabupaten Bone masih membutuhkan banyak dokter. Kendati ia tak merinci angka kebutuhan ideal dokter di daerah ini, namun diakui masih ada beberapa puskesmas yang tak memiliki dokter. Padahal, kata dia seharusnya di puskesmas stand by minimal empat dokter.

“Jumlah dokter yang bertugas di puskesmas saat ini hanya 27 orang, termasuk di dalamnya dokter umum dan dokter gigi,” kata Rasyid saat ditemui RADAR BONE, Senin, 23 Oktober kemarin.

Mengatasi kekurangan dokter tersebut, Rasyid mengatakan pihaknya mengusulkan penambahan tenaga dokter sebanyak 17 orang ke pemprov tahun ini. “Kami berharap tenaga dokter kita bertambah dengan adanya usulan tersebut, sehingga pelayanan akan lebih maksiman,” tuturnya.

Kepala Puskesmas Timurung, Siwing mendukung penambahan dokter. Apalagi, di puskesmas yang dipimpinnya cuma terdapat satu dokter, yakni dokter kontrak daerah.

“Memang perlu ada tambahan dokter, supaya pelayanan terhadap masyarakat maksimal. Apalagi jika puskesmas ada rawat inapnya tentu butuh tenaga dokter lebih banyak. Kami berharap ada tambahan tenaga dokter,” harap Siwing.

*

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top