Wah, Proyek STAIN Mulai Dilirik Kejari – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

Wah, Proyek STAIN Mulai Dilirik Kejari

PENULIS : RISNAWATI

RADARBONE.CO.ID_WATAMPONE–Kejaksaan Negeri Bone melalui Tim Pengawal, Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah turut mengawasi jalannya proyek pembangunan kampus II STAIN Watampone. Tindakan tegas akan diberikan jika ditemukan kerugian negara di dalamnya.

Pelaksanaan proyek pembangunan gedung perkuliahan kampus II STAIN Watampone yang mengalami deviasi pekerjaan 28,31% hingga pekan ke-22, ditanggapi Tim Pengawal, Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D).

Kepala Kejaksaan Negeri Bone, Muh Natsir SH yang dikonfirmasi RADAR BONE, Senin, 6 November kemarin, mengatakan terkait molornya pembangunan kampus II STAIN Watampone yang terletak di Kelurahan Polewali, Kecamatan Tanete Riattang Barat itu merupakan tanggungjawab dari pihak kampus dan kontraktor yang mengerjakan proyek tersebut.

“Kami hanya mengawasi dan waktu pengerjaan sampai Desember mendatang,” katanya.
Namun demikian, Natsir menegaskan pihaknya tidak akan tinggal diam, jika kelak ditemukan kerugian negara dalam pelaksanaan mega proyek itu. Ia menegaskan pihaknya akan terus mengawasi pelaksanaan proyek bernilai Rp50 miliar itu hingga berakhirnya masa kontrak. “Bila ada kerugian negara baru kami tindaki,” tegasnya.

Ketua TP4D Kabupaten Bone, Andi Satya Adhi Cipta yang ditemui di ruang kerjanya mengatakan terkait proyek pembangunan kampus II STAIN Watampone, pihaknya hanya sebatas melakukan pengawasan hingga batas waktu pengerjaan proyek berakhir

“Terkait keterlambatan pembangunan tersebut, itu bukan wewenang kami, kami hanya mengawasi, kalau nantinya sudah lewat waktu yang ditentukan baru bisa bertindak, kami akan berikan saran terkait pembangunan tersebut,” ungkap Andi Satya Adhi Cipta yang juga Kasi Intel itu.

Diketahui, pelaksanaan proyek pembangunan gedung perkuliahan kampus II STAIN Watampone tergolong mengkhawatirkan. Pasalnya, hingga pekan ke-22, realisasi pekerjaan baru 33,34 persen dari semestinya 61,65 persen, sehingga masuk kategori progres kritis.

Pembangunan kampus II STAIN Watampone ini meliputi tiga item pekerjaan, yakni gedung dosen, gedung laboratorium dan gedung kuliah. Dari ketiga item pekerjaan tersebut, progres pekerjaan gedung kuliah yang paling lamban.

*

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top