Warga Kalero Kecamatan Kajuara Terisolir – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

Warga Kalero Kecamatan Kajuara Terisolir

Sungai Kalero di Desa Kalero, Kecamatan Kajuara meluap. Praktis warga di desa tersebut terisolir, karena jalur itu merupakan akses utama masyarakat menuju ke ibu kota Kecamatan Kajuara.

PENULIS : ASKAR SYAM

KAJUARA, RB–Keterbatasan infrastruktur, masih menjadi permasalahan mendasar yang dialami masyarakat di Bumi Arung Palakka. Salah satunya warga di Desa Kalero, Kecamatan Kajuara, Kabupaten Bone.

Warga di desa itu sangat mendambakan pembangunan jembatan yang menghubungkan desa tersebut dengan ibu kota Kecamatan Kajuara.

Pasalnya, ketika banjir, warga tersebut terisolir. Kalaupun harus ke ibu kota kecamatan, warga harus memutar sejauh 30 km melalui jalur Salomekko atau Kecamatan Kahu.

“Praktis hanya jalur yang melintasi sungai tersebut yang dekat ketika menuju ibu kota kecamatan. Praktis kami terisolir ketika musim hujan, dikarenakan kendaraan tidak bisa melintasi sungai tersebut,” ungkap Anto warga setempat, kepada RADAR BONE, via seluler, Senin 24 Oktober kemarin.

Legislator DPRD Bone, Bustanil Arifin Amry, turut membenarkan kesulitan yang dialami warga di desa tersebut.

“Setiap pelaksanaan musrenbang, pasti warga mengusulkan pengadaan jembatan karena memang itu kebutuhan dasar, prioritas dan mendesak bagi masyarakat,” ujar Bustanil.

Bayangkan kata Bustanil, warga harus memutar sejauh 30 kilometer untuk sampai ke ibu kota kecamatan, ketika sungai itu tidak bisa dilintasi mobil maupun sepeda motor.

Belum lagi kata dia, perekonomian masyarakat terhambat dan aktifitas warga termasuk guru dan siswa tidak bisa ke sekolah.

“Jadi praktis, ketika musim hujan dan air di sungai itu meluap, 1800 penduduk disana, terisolir,” jelasnya.

*ASKAR SYAM

To Top