Warga Miskin di Bone Capai 79 Ribu Jiwa. Terbesar Di Sulsel – Radar Bone

Radar Bone

Berita Utama

Warga Miskin di Bone Capai 79 Ribu Jiwa. Terbesar Di Sulsel

RADARBONE.CO.ID_WATAMPONE–Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bone, mencatat, angka kemiskinan di daerah ini terus meningkat setiap tahunnya. Di 2017, jumlah penduduk miskin sebanyak 77.134 jiwa. Jumlah ini meningkat di Tahun 2018 sebesar 79.567 jiwa. Artinya, dalam kurun satu tahun terakhir, penduduk miskin di Kabupaten Bone meningkat 2.433 jiwa.

Perencanaan Pembangunan yang dimotori Oleh Bappeda Bone nyatanya belum mampu mengatasi laju kemiskinan di daerah ini. Setiap tahunnya, angka kemiskinan terus meningkat. Dari data yang dilansir dari BPS Sulsel, penduduk miskin di Bone yang mencapai 79 ribu lebih, merupakan yang terbesar di Sulsel. Jumlah ini bahkan mengalahkan angka penduduk miskin di Kota Makassar yang mencapai 66 ribu lebih jiwa serta Gowa yang penduduk miskinnya mencapai 59 ribu lebih jiwa.

“Ini data 2018 pak. Jumlah penduduk miskin di Bone sebanyak 79.570 jiwa dengan garis kemiskinan Rp309.076.” ungkap staf bidang data BPS Bone, Ria kepada RADAR BONE kemarin.

Praktisi sosial, Rahman Arif mengaku miris melihat tingginya angka kemiskinan di Kabupaten Bone. Tak terkendalinya laju kemiskinan di Bone kata Rahman merupakan imbas dari buruknya perencanaan pembangunan di daerah ini. Padahal kata Rahman, APBD Bone yang mencapai Rp2,3 triliun, merupakan terbesar kedua setelah Makassar yang total APBDnya mencapai Rp4,03 triliun.

“APBD kita besar, tapi pengalokasiannya lebih berpihak kepada kepentingan pejabat. Belanja daerah lebih banyak diserap untuk kepentingan pada pejabat hanya sedikit yang dialokasikan untuk belanja infrastruktur dan belanja publik lainnya,” ujarnya.

Belum lagi kata Rahman, program pengentasan kemiskinan yang digulirkan pemerintah pusat, banyak yang tidak tepat sasaran.

“Saya ambil contoh, PKH (Program Keluarga Harapan), banyak warga yang tergolong mampu menerima bantuan. Sementara ada penduduk miskin yang justru tak tersentuh bantuan,” jelasnya.

Sementara itu, menyikapi tingginya angka kemiskinan, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bone menggelar rapat teknis Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) bertempat di Aula Bappedan.

Rapat yang dipimpin langsung oleh Plt Kepala Bappeda Bone Drs A Fajaruddin MM, turut dihadiri Kadis Sosial, para Camat, Para Pendamping PKH, serta sejumlah perwakilan OPD lainnya.

Dalam rapat teknis tersebut, Fasilitator TKPKD Kabupaten Bone Djunaid Umar menyororoti sejumlah kinerja OPD. Dia menilai persoalan kemiskinan ini, hanya ditangani OPD tertentu saja. Salah satunya Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan.

“Saya melihat tidak ada niat untuk menyelesaikan persoalan kemiskinan,” ujarnya.
Selain itu, Djunaid juga menyoroti persoalan penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) yang notabenenya banyak yang tidak tepat sasaran.

“Padahal, kami memiliki data by name by adress yang seharusnya dapat diintervensi oleh pendamping PKH, namun hal itu tidak dilakukan,” tandasnya.

Plt Kepala Bappeda Kabupaten Bone Drs A Fajaruddin MM mengakui, tantangan pemda saat ini adalah akurasi data sasaran program perlindungan sosial yang masih perlu verifikasi. Termasuk kata Fajar, belum berfungsinya secara optimal kelembagaan TKPKD kabupaten dan kecamatan.

“Juga, belum optimalnya kinerja tim kesejahteraan sosial untuk mengawal verifikasi basis data terpadu,” imbuhnya.

Berikut Tiga Besar Penduduk Miskin Di Sulsel

1.Kabupaten Bone
-Jumlah Penduduk, 754 Ribu jiwa
-Warga miskin, 79.567 jiwa
-Total APBD 2019, Rp2,3 Triliun

2.Kota Makassar
-Jumlah Penduduk 1,5 Juta jiwa
-Warga Miskin 66 Ribu jiwa
-Total APBD 2019, Rp4,03 triliun

3.Kabupaten Gowa
-Jumlah Penduduk 760 Ribu jiwa
-Warga Miskin, 59 Ribu jiwa
-Total APBD 2019, Rp1,8 triliun

*Tantangan Pemkab Bone
-Terjadinya kenaikan jumlah penduduk miskin setiap tahun
-Akurasi data sasaran program perlindungan sosial yang perlu verifikasi
-Belum optimalnya fungsi TKPKD
-Belum optimalnya kinerja Tim Kesejahteraan Sosial Kecamatan

*

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top