Waspada Jual Beli KTP! – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

Waspada Jual Beli KTP!

RADARBONE.CO.ID_WATAMPONE, RB–Maju bertarung di pilkada melalui jalur perseorangan bukan tanpa biaya. Pasalnya, dukungan kartu tanda penduduk dari masyarakat tak diperoleh secara cuma-cuma. Praktik jual beli KTP pun tak terhindarkan.Bakal calon perseorangan yang akan maju di pilkada 2018, siap-siap mengeluarkan biaya politik yang mahal.

Pasalnya, berdasarkan informasi yang dihimpun RADAR BONE untuk satu lembar KTP saja, minimal biaya yang harus dikeluarkan mencapai Rp30 ribu. Itu sudah termasuk dengan biaya materai dan foto copy KTP el milik warga yang memberi dukungan.

Berkaca di Pilkada 2013 lalu, maksimal satu KTP dihargai Rp50 ribu per lembar.
“Dananya biasa kita serahkan gelondongan untuk kepala desa atau yang mengurus pengumpulan KTP. Jadi mereka yang urus semua, termasuk materai dan biaya lainnya,” ungkap KH, salah seorang mantan tim sukses pasangan calon perseorangan di Pilkada 2013 lalu.

Dia menyebutkan, minimal KTP yang harus dikumpulkan kala itu mencapai 20 ribu lebih.
“Jadi memang cost politiknya sangat besar. Apalagi regulasi saat ini cukup berat, hampir mustahil ada calon yang maju perseorangan,” ujarnya.

Senada diungkapkan IN, mantan tim sukses pasangan calon perseorangan Pilkada Bone 2013 lainnya.
Hanya saja biaya yang dikeluarkan calon yang didukung IN tidak mencapai Rp50 ribu untuk satu KTP.

Dia mengaku biaya yang dikeluarkan hanyalah untuk biaya cetak formulir data pemberi dukungan, biaya copy formulir untuk dua rangkap sebesar Rp200 per lembar. Paling banyak memakan biaya kata IN, yakni biaya materai.

“Yang lalu itu bagus maju calon perseorangan karena ada bantuan penguasa, sehingga pengumpulan KTP untuk dukungan calon perseorangan tidak terlalu sulit,” ujarnya.

“Karena yang bergerak di bawah itu oknum kadis dan unsur pemerintah setempat,” ujarnya.
IN mengingatkan bacabup yang akan maju melalui jalur perseorangan pada pilkada 2018, harus siap-siap dengan biaya-biaya tersebut.

Kepala desa juga tak menutup mata terhadap peluang bursa KTP tersebut. Salah seorang kades kepada RADAR BONE mengaku siap memberikan dukungan kepada bacabup yang berani membeli KTP dukungan dari wilayahnya.

“Kalau ada balon yang berani (Beli KTP), kenapa tidak?. Saya siapkan satu dusun,” ujar RA.
Pengamat Politik, Dharmawansyah mengatakan masyarakat harus mewaspadai praktik jual beli KTP jelang pilkada 2018.

Menurut dia masyarakat harus cerdas memilih dalam pemimpin demi kemajuan Bone ke depan. “Saya yakin masyarakat kita sudah cerdas. Tidak akan terlibat dalam hal-hal yang bersifat hanya untuk kepentingan sesaat. Makanya, mari kita hindari praktik jual beli KTP dan berbagai bentuk politik uang lainnya, demi Bone yang kita cintai bersama,” tandasnya.

*

Click to comment
To Top