Waspada Titik Rawan – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

Waspada Titik Rawan

Koordinator Pilkades Kecamatan saat mendapat pengarahan dari Bupati Bone, Dr HA Fahsar Mahdin Padjalangi dalam pertemuan di Gedung PKK, Senin 5 Desember kemarin.

PENULIS : BAHARUDDIN

WATAMPONE, RB–Sebanyak 846 petugas keamanan dikerahkan menjaga tempat pemungutan suara (TPS) yang tersebar di 141 desa yang menggelar pilkades serentak, Rabu 7 Desember besok.
Setiap TPS akan dijaga enam petugas keamanan. Dengan komposisi masing-masing dua personel dari Polri, TNI dan Satpol Pol PP.
Sekretaris Badan Satpol PP dan Linmas Kabupaten Bone, A Mappangara mengatakan selain menempatkan personel yang bertugas di TPS. Pihak kepolisian, kata akan menerjunkan Tim Reaksi Cepat yang berjumlah 188 personel. “Jumlah secara keseluruhan petugas pengamanan yang betugas di TPS sebanyak 846 orang. Ditambah dengan reaksi cepat yang stand by di masing-masing dapil sebanyak 188 orang dari pihak kepolisian,” tuturnya.

Mappangara mengakui, pihaknya telah menetapkan beberapa titik rawan, namun tidak bisa dipublikasi. “Memang ada beberapa desa yang rawan, tapi tidak perlu disebutkan desanya, yang jelasnya ada beberapa desa memang rawan dan harus diperketat supaya tidak muncul hal yang tidak diinginkan,” bebernya.

Sebelumnya, Kapolres Bone AKBP Raspani SIK yang ditemui usai apel gabungan pengamanan pilkades, Sabtu 3 Desember lalu, menyebutkan akan mengerahkan 500 personel untuk pengamanan pilkades. Angka itu, kata dia dua kali lipat dari permintaan peng-amanan TPS yang berjumlah 282 personel. Raspani mengakui pihaknya telah mewaspadai titik-titik rawan, namun dia enggan membeberkan lokasi titik rawan dimaksud. “Kita telah menetapkan zona hijau, zona merah. Tapi itu tak perlu kami jelaskan di sini,” ujarnya.

Raspani menegaskan pihaknya berkomitmen untuk mewujudkan pilkades yang aman dan damai.
Kabag Pemdes Setda Bone, Dr Andy MSi mengharapkan agar desa yang terpantau rawan kirana menjadi perhatian penuh petugas pengamanan pilkades.

“Meskipun sudah ada penandatanganan pakta integritas dari masing-masing calon kepala desa. Kita tetap juga waspada, karena dalam pemilihan ini tentu kita semua menginginkan aman, dan damai, makanya peraturan itu dibuat agar semua calon dapat mengikuti aturannya. Kami berharap dalam pemilihan kepala desa ini dapat berjalan dengan lancar dan tidak terjadi yang tidak diinginkan,” paparnya.

To Top