Wow, 15 Kotak Amal Palsu Diamankan – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

Wow, 15 Kotak Amal Palsu Diamankan

RADARBONE.CO.ID_WATAMPONE–Moment salat Idul Adha 1438 H di Lapangan Merdeka, Jumat, 1 September lalu dimanfaatkan oknum tak bertanggungjawab untuk mengeruk keuntungan pribadi. Sedikitnya 15 kotak amal ilegal disebar di lokasi pelaksanaan salat Id. Pelaku memanfaatkan anak baru gede (ABG) untuk menyamar menjadi petugas kotak amal resmi.

Para pelaku cukup lihai memanfaatkan moment salat Id. Mereka menggunakan kaleng bekas hingga kardus menjadi kotak amal dengan cara dilapisi kertas putih hingga dicat. Untuk meyakinkan, jemaah salat Id, mereka tak lupa melengkapi dengan tulisan ‘Kotak Amal’ dan tutup kotak amal diberi gembok.

Beruntung, petugas gabungan keamanan salat Id berhasil mengindentifikasi mereka. Para pembawa celengan gelap ini pun diamankan di pos keamanan rujab bupati.

Mereka yang diamankan, yakni RM (15), MW (14), RY (15), RE (13), IR (12), dan FA (19). Berapa diantara diamankan mengaku sebagai siswa MTsN 1 Bone, SMKN 1 Bone dan SMPN 2 Watampone.

Salah seorang pembawa kotak amal palsu RY (15) mengaku dirinya hanya disuruh untuk mengedarkan kotak amal ilegal tersebut di sekitar Lapangan Merdeka. Ia mengaku disuruh oleh keluarganya sendiri.

“Saya disuruh sama kakak kandung saya (WT). Dan yang bikin itu kotak kakak ipar (HE). Saya dipaksa melakukan hal ini,” ujar siswi MTsN 1 Bone itu seraya menyebut WT yang menyuruhnya, berdomisili di Masumpu.

Pembawa kotak amal palsu lainnya pun mengaku disuruh oleh wanita berinisial WT tersebut. Menanggapi penyebaran kotak amal gelap tersebut, Wakil Bupati Bone, Drs H Ambo Dalle MM meminta siswa yang terlibat agar dibina. “Mereka (siswa) hanya disuruh, sebaiknya dibina saja,” ujar Ambo Dalle singkat seraya meminta dalang penyebaran kotak amal ilegal diusut.

Penggiat LSM, Djunaid Umar mendesak pihak kepolisian segera mengungkap sang dalang agar menimbulkan efek jera. “Dalangnya harus diungkap sehingga tidak terulang lagi,” harap Koordinator LSM Lapor tersebut.

Kapolres Bone, AKBP Muhammad Kadarislam Kasim yang dikonfirmasi RADAR BONE, Minggu, 3 September kemarin, mengatakan, pihaknya masih mendalami kasus tersebut. Nama yang disebut-sebut para penyebar kotak amal ilegal tersebut masih dicari.

“Dalangnya masih belum jelas karena keterangananak-anak yang edarkan kotak amal masih didalami siapa yang suruh,” tegasnya.

Kadarislam menambahkan para pengedar kotak amal ilegal sudah diserahkan ke Bagian Kesra Setda Bone, karena masih di bawah umur.

Informasi yang diperoleh dari Bagian Kesra Setda Bone menyebutkan keenam pengedar kotak amal gelap sudah dilepas. Sementara uang isi kotak amal gelap yang mereka edarkan sebesar Rp9.050.000 sudah diamankan.
“Jumlah isi kotak amal ilegal itu sekira Rp9.050.000. Itu sudah diberitaacarakan,” tutur Sesse, Kasubag Pendidikan Bagian Kesra Setda Bone yang juga Pengurus PHBI Bone saat dihubungi RADAR BONE, malam tadi.

*

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top