Wow, Infak Haji Naik Dua Kali Lipat. CJH Dimintai Rp1 Juta Perorang – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

Wow, Infak Haji Naik Dua Kali Lipat. CJH Dimintai Rp1 Juta Perorang

PENULIS : BAHARUDDIN

RADARBONE.CO.ID_WATAMPONE–Badan Amil Zakat Nasional (Basnas) Kabupaten Bone kembali melakukan kebijakan yang memicu kontroversi. Baznas menaikkan besaran infak calon jemaah haji dua kali lipat dari sebelumnya dengan dalih zakat haji. Adanya kenaikan infak haji tahun ini diakui sejumlah calon jemaah haji. Meski terjadi kenaikan yang cukup besar, yakni dari Rp500 ribu menjadi Rp1 juta per orang, para CJH tak bisa berkutik dengan alasan demi ibadah. Mereka hanya berharap peruntukan dana tersebut jelas.

Salah seorang calon jemaah haji, Akbar mengatakan dirinya tak mempersoalkan pembayaran infak yang berganti nama menjadi zakat haji tersebut. Hanya saja, ia berharap peruntukkannya kelak diberikan kepada yang membutuhkan. “Cuma yang dipertanyakan uang sebesar itu dikemanakan. Kalau memang bisa, CJH sendirilah yang memberikan sedekahnya kepada orang tidak mampu. Karena tentu di wilayah kita masing-masing tentu masih banyak yang berhak diberikan sedekah. Kita memang wajib mengeluarkan zakat, hanya peruntukannya saja yang perlu dipertanyakan,” ungkapnya.

Direktur Utama PT Mahabbul Karim, Karim Siri Manaba melalui Manajer Operasional, Saiful yang dikonfirmasi enggan menanggapi kenaikan infak haji tahun ini.
“Tergantung saja calon jemaah hajinya, apakah siap membayar atau tidak, tapi sampai sekarang belum ada yang membayar,” beber Saiful.
Ketua Baznas Kabupaten Bone, H Zaenal membenarkan adanya kenaikan infak bagi calon jemaah haji tahun ini, yakni dari sebelumnya bernama infak haji sebesar Rp500 ribu per orang menjadi Rp1 juta dengan nama zakat haji. Menurut Zaenal yang menjadi dasar pihaknya menaikkan infak haji tersebut adalah adanya kesepakatan bersama antara Kemenag, Baznas dan Bagian Kesra Setda Bone.

“Sebenarnya itu adalah infak, tapi kita sebut zakat, karena siapa tahu masih ada jemaah yang tidak mengeluarkan zakatnya. Padahal itu termasuk wajib mengeluarkan zakat sebagai calon jemaah haji. Namun ada juga CJH yang pertanyakan, bagaimana dengan yang sudah mengeluarkan zakat, apakah tetap diwajibkan atau tidak. Sehingga itu akan dimusyawarakan kembali bagaimana solusinya bagi CJH yang sudah mengeluarkan zakat,” jelas Zaenal.

Ia mengatakan, zakat yang dikumpulkan dari CJH tersebut, nantinya akan diperuntukan untuk beberapa hal, termasuk memberikan bantuan kepada warga miskin, korban bencana, kemudian bantuan bedah rumah bagi warga yang tidak mampu. “Seperti halnya hari ini ada warga diberikan bantuan perbaikan rumah. Karena rumahnya rusak akibat banjir beberapa waktu lalu di Kelurahan Masumpu,” kunci Zaenal.

Berdasarkan data yang diperoleh dari Kemenag Bone, jumlah calon jemaah haji tahun ini sebanyak 759 orang yang dibagi ke dalam dua kelompok terbang (Kloter). Dengan demikian, dari pembayaran infak haji tahun ini akan terkumpul dana berkisar Rp759 juta.

Terpisah, praktisi sosial, Rahman Arif mempertanyakan dasar Baznas menaikkan besaran infak haji. Apalagi, infak sifatnya sedekah. “Tidak menutup kemungkinan, besaran infak ini memberatkan calon jamaah haji,” ujarnya. Olehnya itu, Ia meminta Baznas merevisi besaran kenaikan dana infak tersebut. “Tidak semua warga yang akan berangkat tahun ini, masuk kategori warga mampu. Ada juga warga yang harus menabung berpuluh-puluh tahun demi bisa menunaikan ibadah haji. Jadi jika harus lagi dibebani dana infak berkedok zakat yang jumlahnya cukup besar, saya kira ini akan sangat memberatkan masyarakat,” kuncinya.*

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top