Anggaran Mobdin Dialihkan Ke Pengadaan Laptop, Wakil Ketua DPRD: Kita Tolak – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

Anggaran Mobdin Dialihkan Ke Pengadaan Laptop, Wakil Ketua DPRD: Kita Tolak

RADARBONE.CO.ID–Wakil Ketua DPRD Bone, Indra Jaya SE menolak anggaran pengadaan mobil dinas di sekretariat DPRD dialihkan ke pengadaan laptop.

Ia menegaskan, usulan pengadaan laptop tidak urgen. Hanya pemborosan anggaran.

“Apa urgennya itu laptop. Apakah untuk gaya-gayaan. Yang dibutuhkan masyarakat sekarang adalah kerja nyata dari wakil rakyat,” tegasnya.

Politisi Partai Demokrat itu menegaskan, baik pengadaan laptop maupun mobil dinas yang disetujui Komisi I sangat tidak pro rakyat.

“Olehnya itu, saya selaku Wakil Ketua DPRD Bone menolak penganggaran laptop dan mobil dinas oleh Komisi I. Itu tidak pro rakyat. Lebih baik anggaran itu dialihkan ke program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Banyak masyarakat yang berteriak minta jembatan dibangun. Baik itu di Kalero (Kajuara) maupun di Ponre. Saya minta anggaran itu dialihkan saja kesana. Lebih bermanfaat,” tegasnya.

Yang harus dipikirkan saat ini kata Indra Jaya, bagaimana agar APBD Bone lebih efisien dan program sebagian besar menyasar kebutuhan masyarakat.

“Makanya saya dari awal meminta agar para wakil ketua ini disiapkan rumah dinas. Saya kira banyak aset rumah dinas milik pemda yang bisa ditarik. Bayangkan kita bisa menghemat anggaran yang tidak sedikit, karena dengan adanya rumah dinas, para wakil ketua tak lagi diberikan tunjangan perumahan setiap bulan,” terang Indra Jaya sembari menyebut tunjangan perumahan wakil ketua setiap bulannya mencapai Rp4.500.000.

Sebelumnya, wakil ketua DPRD Bone dengan anggota banggar terlibat perang urat saraf soal pengadaan mobil dinas.

Anggota Banggar DPRD Bone, H Saipullah Latif memastikan usulan pengadaan mobil dinas untuk wakil ketua DPRD Bone ditolak. “Usulan pengadaan mobil dinas tiga wakil ketua sudah dirasionalkan. Dialihkan ke pengadaan laptop,” ujar Saipullah kepada RADAR BONE, Minggu 24 November kemarin.
Ia mengaku, pengadaan mobil dinas tersebut belum terlalu mendesak. “Mobilnya masih bagus, masih layak pakai. Dan dari segi usia, belum memenuhi syarat untuk diganti,” ujarnya.
Terkecuali lanjut Saipullah, usulan pengadaan mobil dinas untuk para kabag di Sekretariat Daerah Kabupaten Bone yang mencapai Rp3,9 miliar.
“Itu kita setujui karena memang alasannya masuk akal. Usia mobil yang digunakan para kabag ini kan sudah 10 tahun lebih jadi sangat layak diganti,” tukas Saipullah.
Sekda Bone, HA Surya Dharma mengaku, pihaknya memang meminta agar mobil para kabag diganti, mengingat kendaraan yang digunakan saat ini tak layak lagi dipakai.
“Pertimbangan utamanya, adalah faktor usia. Ada yang sementara digunakan untuk keperluan dinas, tiba-tiba mobil itu mogok,” pungkasnya.

askarsyam

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top