Angka Pemilih di Bone Menyusut. DPT Ditetapkan 532.287 – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

Angka Pemilih di Bone Menyusut. DPT Ditetapkan 532.287

Komisioner KPU menandatangani berita acara pleno rekapitulasi Daftar Pemilih Tetap, Rabu 18 April kemarin. Jumlah DPT Bone mencapai 532.287

RADARBONE.CO.ID_WATAMPONE–Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bone, menggelar rapat pleno penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT), Rabu 18 April kemarin.
Jumlah DPT di Kabupaten Bone dari hasil validasi Data Pemilih Sementara Hasil Perbaikan (DPSHP) mencapai 532.287 jiwa. Jumlah ini menyusut sebanyak 1.488 jiwa jika dibandingkan angka Daftar Pemilih Sementara (DPS) sebesar 533.775 jiwa.

Komisioner KPU Bone, Yusnan Suyuti mengatakan, ada beberapa faktor yang menyebabkan jumlah pemilih berkurang. Yakni pemilih meninggal dunia, ditemukan ganda, pemilih yang masih dibawah umur, pindah domisili, dan pemilih yang terdata di DPS namun saat pendataan tidak ditemukan. “Termasuk ada satu orang pemilih yang masih berstatus TNI itu langsung kita coret,” ungkap Yusnan usai pleno DPT.

Disamping itu, KPU lanjut dia juga mencatat penambahan jumlah pemilih yang jumlahnya cukup signifikan di wilayah tertentu. Misalkan di Kecamatan Tanete Riattang jumlah pemilih baru mencapai 1.579 jiwa dan 1.033 di Kecamatan Tanete Riattang Barat.

“Kualitas data pemilih kita semakin baik melalui sistem pendataan berbasis KTP elektronik. Karena disitu akan mudah terdeteksi kegandaan dan pemilih yang berstatus TNI-Polri,” jelasnya.
Sementara terkait jumlah wajib KTP yang mencapai 24 ribu orang yang belum perekaman, sudah terselesaikan sebanyak 10 ribu lebih. “Iya sudah sekitar 10 ribu lebih yang sudah perekaman,” ujar Sekretaris Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bone, A Amda.

Disdukcapil lanjut dia, terus menggenjot perekaman. Bahkan pihaknya membuka jadwal perekaman KTP el Sabtu dan Minggu.
Kembali ke validasi data pemilih, Yusnan menegaskan pihaknya juga telah memiliki data terkait pemilih pemula yang usianya 17 tahun tepat hari H pilkada.

“Ada instruksi dari Kemendagri untuk melayani perekaman pemilih yang usianya 17 tahun tepat di hari H pilkada. Dan itu semua sudah masuk di data kami,” tegasnya.
Meski DPT sudah ditetapkan, namun wajib pilih yang belum terdata tetap terjamin hak pilihnya selama sudah mengantongi KTP el atau suket. “Ada namanya daftar pemilih tambahan. Mereka bisa menyalurkan hak pilih dengan cukup menunjukkan KTP sesuai wilayah domisilinya,” tukas Yusnan.

*

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top