Bandar Lintas Daerah Diringkus di Bone – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

Bandar Lintas Daerah Diringkus di Bone

RADARBONE.CO.ID_WATAMPONE–Diam-diam di Bone ternyata beroperasi seorang bandar narkoba klasifikasi besar. Ia nyaris tak tersentuh karena diduga memiliki kedekatan dengan oknum polisi di daerah ini. Sepak terjang wanita berinisial HA (38) ini terbongkar setelah Polres Soppeng melakukan pengembangan kasus ke daerah ini. Berdasarkan informasi yang dihimpun RADAR BONE, proses penangkapan HA bermula saat Polres Soppeng mengamankan seorang pelaku narkoba berinisial UN (39). Dari nyanyian UN, terungkap dua pelaku lainnya yang berada di Bone, yakni JM (37) dan HA (38).

Hasil interogasi kurir JM (37), seorang warga Lingkungan Laccokkong, Kelurahan Watampone, Kecamatan Tanete Riattang diciduk petugas Polres Soppeng pada Senin 16 April lalu, terungkap keberadaan HA, wanita yang dikenal sebagai bandar lintas kabupaten. Selanjutnya personel Polres Soppeng melakukan koordinasi dengan Polres Bone terkait dengan keberadaan bandar yang berstatus janda itu.

Setelah dilakukan pengintaian, akhirnya HA berhasil diringkus di kediamannya di Jl Urip Sumoharjo, Kelurahan Mattirowalie, Kecamatan Tanete Riattang Barat, Selasa 17 April kemarin.
“Dari hasil interogasi yang dilakukan terhadap tersangka UN disebut muncul nama JM (37) dan HA (38). Keduanya kemudian kami tangkap di kediamannya di Bone,” ujar Iptu Bambang, Kasat Narkoba Polres Soppeng.

Ia menambahkan di tangan sang bandar ditemukan barang bukti berupa 6 gram sabu siap jual. “Selain sabu 6 gram, diamankan pula barang bukti berupa satu unit ponsel. Ini bandar lintas kabupaten,” jelas Bambang. Kapolres Bone, AKBP Muhammad Kadarislam Kasim SH SIK MSI yang dikonfirmasi RADAR BONE membenarkan adanya penangkapan tersebut.
“Memang ada koordinasi kemudian anggota diterjunkan memback up personel dari Polres Soppeng,” katanya.

Kadarislam menambahkan, untuk proses penyelidikan ditangani Polres Soppeng mengingat penangkapan bandar ini adalah hasil pengembangan kasus Polres Soppeng. “Setelah dilakukan penangkapan kita serahkan ke Polres Soppeng untuk proses penyelidikan lebih lanjut,” tambahnya. Humas Polda Sulsel, Kombes Dicky Sondani yang dikonfirmasi mengatakan penangkapan tersebut berkat kerjasama yang baik antara Polres Soppeng dan Polres Bone.

“Berkat kerjasama keduanya sehingga berhasil ditangkap. Sebenarnya ini target dari Polres Soppeng,” tegasnya. Penangkapan HA, bandar lintas kabupaten oleh personel Polres Soppeng ini semakin menguatkan dugaan publik, Bone menjadi ‘surga’ bagi bandar narkoba. Bandar besar yang bercokol di Bone seolah tak tersentuh kendati sudah menjadi perbincangan masyarakat.

Masih segar di ingatan kita, Arman Suyuti alias Saddang alias Bang Toyib baru tertangkap setelah ada pengembangan kasus dari Polres Bulungan Kalimantan Utara. Saddang dibekuk setelah kurirnya, yakni Nur Salam alias Allang (44) ditangkap di Polres Bulungan Kalimantan Utara, Kamis 15 Januari 2015.

Di hadapan penyidik Allang ‘bernyanyi’, bahwa sabu 2 kg yang dibawanya adalah milik Saddang. Namun demikian, polisi di Bone tidak serta menangkap Saddang.
Saddang baru dieksekusi tujuh bulan kemudian, tepatnya Sabtu 29 Agustus 2015 sekira pukul 22.00 Wita di Hotel Ratih Jl Poros Majene, Polewali Mandar Sulawesi Barat.
Saddang ditangkap atas dasar surat DPO yang diterbitkan Polres Bulungan pada Januari 2015. Saddang ditangkap dengan barang bukti sejumlah uang tunai dan handphone.
Pasca ditangkap, harta milik Saddang disita. Eksekusi mati kini menanti Saddang setelah upaya kasasi yang ditempuh ditolak Mahkamah Agung RI.

*

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top