Bone Patut Bangga, Indah Cahya Putri Juara BWF World Junior – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

Bone Patut Bangga, Indah Cahya Putri Juara BWF World Junior

RADARBONE.CO.ID–Tak banyak yang tahu, pasangan Leo Rolly Carnando dalam merebut juara BWF Word Junior Championships 2018 di Kanada adalah pebulungkasi asal Bone.

Putri H Jamil ini maraih juara dunia di kategori ganda campuran. Pasangan muda ini berhasil naik podium setelah menumbangkan pasangan muda Indonesia lainnya, Rehan Naufal Kusharjanto-Siti Fadila Silva Ramadhani dengan skor 21-15 dan 21-9 pada babak final yang berlangsung, Minggu, 18 November lalu.

“Rasanya nggak nyangka. Nggak percaya bisa menang. Kami senang sekali dan bersyukur atas hasil ini, karena melebihi target kami,” ucap Indah seperti dilansir Harian Fajar.

Ucap syukur ini cukup beralasan. Pasalnya, Leo dan Indah tak diunggulkan. Rekan senegaranya, Rahan-Situ lebih dijagokan untuk menjadi juara. Kehebatan Indah di lapangan tak terlepas dari darah badminton yang mengalir dalam tubuhnya. Ayahnya H Jamil dikenal sebagai pemain bulu tangkis handal di jamannya.

Pebulu Tangkis senior di Bumi Arung Palakka nyaris tak ada yang tak mengenal sosok H Jamil. Jamil mengatakan tak mudah bagi putrinya untuk meraih juara dunia tersebut. “Indah harus bertemu pebulu tangkis dari Ceko, Kanada, Taipei, Malaysia, Tiongkok dan Indonesia,” tutur Jamil. Yang menarik dalam mengikuti event internasional ini, Indah selalu meminta doa restu dari kedua orang tuanya.

Prestasi yang diraih Indah bukan diperoleh dengan gampang.  Anak bungsu dari empat bersaudara ini, telah menunjukkan bakatnya sejak SD. Jamil pun terus menggembleng anaknya tersebut secara berkesinambungan. Bahkan, ia rela hidup berpisah dengan anaknya setelah lulus SD, Indah ke Jakarta untuk bergabung di sebuah klub Bulu Tangkis. Meskipun ia, menyadari bahwa hal tersebut tidak akan mudah, apalagi Jamil menyadari hal itu memerlukan finansial yang tak sedikit.

“Saya sendiri yang latih Indah sejak masih SD, apalagi saya memang sudah mengantongi lisensi kepelatihan Bulu Tangkis. Tapi saya merasa kalau hanya di daerah, bakat anaknya tidak akan berkembang, makanya saya nekad membawanya ke Jawa untuk gabung di sebuah klub. Apalagi Indah memang punya keinginan yang kuat untuk berkarir di dunia Bulu Tangkis. Bahkan Indah juga rela hidup berpisah dengan saya,” beber Jamil.

Meskipun demikian, hal tersebut tidak menyurutkan semangatnya demi karir anaknya kelak. “Dan alhamdulillah akhirnya putri saya diterima di klub Rajawali saat ini,” jelas Jamil.
Seiring berjalannya waktu, Indah menjuarai beberapa kejuaraan sehingga dilirik Djarum untuk bergabung di Pelatnas PBSI.

“Setelah bergabung dalam Pelatnas PBSI, saya tidak pusing lagi soal biaya hidupnya, karena sudah sepenuhnya ditanggung pemerintah,” ujarnya.
Atas prestasi ini, H Jamil berpesan kepada Pemerintah Kabupaten Bone, agar menyiapkan sarana dan dukungan kepada atlet muda untuk didorong ke Pelatnas. “Pemerintah seharusnya memperhatinkan anak-anak yang punya bakat dalam dunia olahraga, misalnya menyiapkan jalur khusus bagi yang berprestasi dalam cabang olahraga tertentu untuk mendapatkan ijazah. Lihat di Pulau Jawa, banyak atlet-atlet yang sukses karena diperhatinkan pemerintah,” pungkasnya. (*)

*

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top