BPKAD Bone Optimis ‘Hattrick’ Opini WTP – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

BPKAD Bone Optimis ‘Hattrick’ Opini WTP

RADARBONE.CO.ID_WATAMPONE–Badan Pemeriksa Keua-ngan (BPK) RI tengah melakukan pemeriksaan laporan keuangan pemerintah daerah (LKPD) Pemerintah Kabupaten Bone tahun 2017. Audit LKPD ini sangat menentukan bagi pemda untuk mendapatkan opini dari BPK, yakni tetap mempertahankan opini wajar tanpa pengecualian (WTP) yang berhasil diraih selama dua tahun berturut-turut, 2015 dan 2016.

Atau sebaliknya kembali era sebelumnya opini wajar dengan pengecualian (WDP), bahkan lebih parah lagi dinyatakan disclaimer. Semuanya tergantung dari hasil kroscek tim audit BPK yang sudah bekerja dua pekan lalu. Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Bone, Drs A Fajaruddin MM mengatakan untuk mendapatkan opini WTP yang diperlukan pa-ling utama adalah komitmen pimpinan. Komitmen pimpinan terhadap pengelolaan keuangan yang transparandan akuntabel

Terkhusus di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bone, kata Fajaruddin komitmen pimpinan dimaksud sudah teruji. Pimpinan memberikan dukungan penuh pada terciptanya tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel. Ini terbukti dengan keberhasilan pemerintah daerah meraih opini WTP dua kali berturut-turut, yakni 2015 dan 2016. “Ini opini WTP pertama kali diraih Pemkab Bone dalam sejarahnya,” tutur Fajaruddin.

Untuk meraih opini WTP tersebut, sambung Fajaruddin dirinya hanya butuh waktu satu tahun untuk membenahi tata kelola keuangan pemerintah daerah sejak dirinya diberi amanah memimpin jajaran BPKAD pada Juli 2013 silam. “Jadi pada 2014 kami melakukan pembenahan. Mulai de-ngan membentuk Majelis Pertimbangan Ganti Rugi. Ini untuk memback up kebijakan bupati untuk merecovery kerugian negara. Kami kerjasama BPK untuk inventarisasi aset. Intinya memperkuat sisi regulasi,” beber Mantan Kabag Humas Pemprov Sulbar itu menceritakan sekilas perjuangannya membenahi pengelolaan keuangan dan aset di lingkup Pemkab Bone.

Nah, menghadapi opini BPK terkait audit LKPD 2017, pria yang akrab di-sapa Andi Ancha ini tetap optimis bisa meraih WTP untuk ketiga kalinya. Harapan ini bukan tanpa alasan. Fajaruddin mengaku selama 2017, BPK telah melakukan audit sebanyak dua kali. Yang pertama adalah audit belanja, dimana menyisir seluruh proyek fisik yang ada. Audit belanja ini baru dilaksanakan lagi setelah lima tahun. Selanjutnya adalah audit BPKP. Dengan melihat hasil kedua audit dimaksud, Fajaruddin menilai peluang untuk mempertahankan opini WTP sangat terbuka.
“Insya Allah, kami optimis masih bisa mempertahankan opini WTP dari BPK,” kunci Fajaruddin.

*

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top