Catat, Pejabat Harus Perbanyak Kerja Bukan Perbanyak Pelesiran – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

Catat, Pejabat Harus Perbanyak Kerja Bukan Perbanyak Pelesiran

RADARBONE.CO.ID–Imbauan Wakil Presiden RI agar pejabat daerah lebih banyak bekerja dan mengurangi pelesiran, apalagi ke luar negeri, harus menjadi perhatian pemerintah daerah.

Pakar Ilmu Pemerintahan dan Otonomi Daerah sekaligus Guru Besar Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Sadu Wasistiono dikutip dari Kompas.com mengatakan, pejabat pemerintah di daerah wajib menjalankan amanat dari Wakil Presiden RI Jusuf Kalla terkait pengurangan intensitas perjalanan dinas baik dalam maupun ke luar negeri.

“Harus dikurangi. Karena pasti ada yang tidak urgen,” kata Sadu.

Kalau pun memang harus melakukan perjalanan dinas dalam mau pun luar negeri, Sadu mengimbau agar pejabat pemerintah daerah mengurangi jumlah rombongan yang biasa menyertai.

“Kadang yang jalan melebihi kebutuhan. Misalnya, gubernur dengan ajudan, masih oke. Tapi, kalau sama kepala biro ajudan enggak perlu. Presiden saja makin sedikit rombongan yang ikut. Masa yang di bawah masih pakai paradigma lama,” ucap dia.

Sadu melanjutkan, pejabat daerah diharapkan lebih maksimal menggunakan teknologi informasi digital dalam rangka mengurangi intensitas perjalanan dinas dalam dan luar negeri.

“Ada pekerjaan yang harus fisik dihadiri, ada yang bisa dikonsultasikan ke ahli IT. Sekarang informasi sudah terbuka kok, banyak hal yang bisa diakses dengan mudah,” ujar dia.

Namun, meski tetap harus pergi perjalanan dinas ke luar negeri, Kementrian Dalam Negeri dan Kementrian Luar Negeri harus menjadi filter.

Menurut Sadu, pejabat pemerintah daerah yang akan pergi wajib untuk memberitahu Kementrian Dalam Negeri dan Kementrian Luar Negeri maksud dan tujuan perjalanan dinas.

“Perjalanan dinas pejabat itu ditangani Kemendagri dan Kemenlu. Jadi bisa disaring. Kalau tidak diizinkan ya tidak bisa ke luar negeri. Harus ada seleksi Kemendagri dan Kemenlu, tidak bisa begitu saja berangkat,” tutur dia.

Diketahui Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) meminta kepada aparat pemerintahan di daerah mulai dari Gubernur, Bupati dan Wali Kota agar tidak banyak keluar daerah dan lebih optimal bekerja di daerahnya masing-masing. Hal tersebut untuk mengatasi defisit anggaran.

“Negara sekarang banyak defisit, tapi perlu dibantu untuk tidak banyak biaya perjalanan, biaya acara-acara,” kata JK di Balai Sidang JCC, Senayan, Jakarta, Rabu (17/7/2019).

Dia meminta kepada Menteri Dalam Negeri untuk menyatukan acara para Gubernur, Wali Kota serta Bulati agar hemat anggaran. JKmencontohkan hari ini menghadiri 1 acara yaitu Dewan Masjid Indonesia (DMI) namun 6 agenda mulai dari peluncuran da’i, Halalbihalal, hingga peluncuran aplikasi arsitektur masjid.

“Jadi sudah saya minta seperti dikatakan Mendagri, nanti digabung-gabung (acaranya). Jadi satu kali datang, lima acara sekaligus. Supaya biaya perjalanan bisa dihemat,” lanjut JK.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top