Dilantik Jadi Penjabat Bupati, Bakti: Ini Amanah, Wajib Saya Emban – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

Dilantik Jadi Penjabat Bupati, Bakti: Ini Amanah, Wajib Saya Emban

Penjabat Bupati Bone, Ir HA Bakti Haruni bersama Bupati Bone periode 2013-2018, HA Fahsar M Padjalangi dan Wakil Bupati Bone Periode 2013-2018, H Ambo Dalle berbincang saat menghadiri paripurna DPRD Bone puncak peringatan Hari Jadi Bone, 6 April lalu

RADARBONE.CO.ID_WATAMPONE–Penugasan Ir H Andi Bakti Haruni, CES mengendalikan roda pemerintahan di Bone diperpanjang. Hari ini, ia dilantik menjadi penjabat
bupati Bone oleh Plt Gubernur Sulsel Soni Sumarsono. Bakti Haruni resmi ditugaskan menjadi Pjs Bupati Bone terhitung sejak dilantik di Baruga Karaeng Pattingalloang Rujab Gubernur, Jumat, 16 Februari lalu. Sejak saat itu ia mengendalikan roda pemerintahan di Bumi Arung Palakka.

Bakti ditunjuk jadi Pjs Bupati pasca Dr HA Fahsar Mahdin Padjalangi MSi dan Drs H Ambo Dalle MM (Bupati dan Wakil Bupati) menjalani cuti karena maju dalam pilkada Bone 2018. Setelah periode kepemimpinan Fahsar-Ambo Dalle berakhir, Rabu, 18 April kemarin, Bakti kembali mendapat kepercayaan untuk melanjutkan tugas memimpin pemerintahan di Bone.
Ia pun akan dilantik menjadi penjabat bupati Bone oleh Plt Gubernur Sulsel, Soni Sumarsono, Kamis, 19 April hari ini. Kepercayaan yang diberikan pemerintah terhadap Bakti untuk melanjutkan kepemimpinan di Bone tidak terlepas dari kinerja yang diperlihatkan dalam dua bulan terakhir selama menjadi Pjs bupati.

Di hadapan peserta apel Hari Kesadaran Nasional di awal bertugas di Bone, lulusan Ecole National Destravaux Public D’etat Paris ini membeberkan lima tugas yang diemban untuk dijalankan sebaik-sebaiknya selama menjadi Pjs Bupati.

Kelima tugas dimaksud, diantaranya memastikan pemerintahan berjalan baik, menjaga ketentraman dan ketertiban di Kabupaten Bone, memastikan tahapan pilkada berjalan baik, memastikan proses penyusunan perda berjalan baik dan memastikan netralitas ASN tetap terjaga.
Terkhusus netralitas ASN dalam pilkada dan mewujudkan pilkada damai, hampir di berbagai kesempatan diserukan Bakti. Ia optimis Bone akan menjadi contoh perwujudan pilkada damai di Sulsel.

Menanggapi tugas yang diberikan kepadanya menjadi penjabat bupati Bone, Bakti tetap merendah. Ia menerimanya sebagai sebuah amanah yang harus dilaksanakan dengan penuh tanggungjawab. “Ya itu adalah penugasan. Sebuah amanah yang wajib saya emban,” kata Bakti melalui pesan WhatsApp yang diterima RADAR BONE, Rabu, 18 April kemarin.

Bakti mengaku tak memiliki program kerja khusus yang akan dijalankan selama bertugas di Bone, melainkan akan meneruskan program yang sudah dicanangkan oleh pemerintahan sebelumnya. “Saya hanya melanjutkan untuk melaksanakan kegiatan yang sudah diprogramkan,” jelasnya.

Namun demikian, ia akan mendorong peningkatan kinerja aparatur di lingkup Pemkab Bone. “Penekanan saya peningkatan kinerja dan kedisiplinan,” tegasnya.
Bakti dalam sambutannya pada rapat paripurna istimewa peringatan Hari Jadi Bone ke-688 di DPRD Bone, Jumat, 6 April lalu, membeberkan keberhasilan perjalanan pemerintahan Kabupaten Bone dalam lima tahun terakhir yang telah mampu berakselerasi dinamika kehidupan. Berbagai pencapaian pun, sambung Bakti telah berhasil diraih.

“Tercatat kurang lebih 145 penghargaan telah diterima, baik yang berasal dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi maupun lembaga non pemerintah,” papar Bakti.
Namun demikian, lanjut Bakti masih ada hal yang belum terselesaikan, sehingga dirinya akan tetap bekerja keras dengan dukungan anggota DPRD Bone, masyarakat dan pemerintah provinsi untuk menyelesaikannya. “Program dan kegiatan yang menjadi target pemerintah yang tertuang dalam RPJMD Kabupaten Bone diharapkan rampung dalam periode pemerintahan ini,’ kunci dia.
Kadis Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan Pemprov Sulsel ini merupakan putra daerah. Putra mendiang Mayor Haruni ini menyelesaikan sekolah SD hingga SMA di Bone.

Pelantikan Bakti sebagai penjabat bupati Bone sekaligus mematahkan rumor adanya pejabat lain yang akan ditunjuk menjadi penjabat bupati menggantikan Fahsar.
Fahsar sendiri selama lima periode kepemimpinannya (2013-2018) telah menunjukkan prestasi yang membanggakan. Ini ditandai dengan raihan 145 penghargaan yang diterima, baik penghargaan level provinsi maupun nasional.

*

Most Popular

To Top