Dua Hari Berturut-Turut, IYL Serap Aspirasi Nelayan dan Pedagang Ikan – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

Dua Hari Berturut-Turut, IYL Serap Aspirasi Nelayan dan Pedagang Ikan

RADARBONE.CO.ID_TAKALAR- Lagi, sambutan hangat dan antusias rakyat kembali nampak ke Kandidat Gubernur Sulsel nomor urut 4, Ichsan Yasin Limpo (IYL).

Saat mampir di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Galesong Utara, Takalar, Rabu 21 Februari 2018, tokoh peduli pendidikan ini disambut meriah oleh pedagang, nelayan dan pengunjung.

Teriakan Punggawa Macakka dan Appakabaji menggema begitu doktor bidang hukum pendidikan ini memasuki tempat pelelangan tersebut sekira Pukul 09.00 Wita.

IYL dua hari berturut-turut menyerap aspirasi nelayan dan pedagang ikan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI).

Sehari sebelumnya IYL menyerap aspirasi nelayan di TPI Paotere, Makassar.

Di TPI Takalar, IYL selain menyapa warga, juga secara langsung menyaksikan infrastruktur TPI yang selalu ramai dikunjungi warga setiap pagi. Begitu juga, memperhatikan aktivitas jual-beli ikan dari nelayan ke pedagang, dan dari pedagang ke pengunjung.

Usai menyaksikan secara langsung, IYL menyampaikan komitmennya untuk memberi perhatian tersendiri mengenai pengembangan infrastruktur, termasuk soal pemasarannya.

“Saya sengaja ke sini guna melihat seperti apa kehidupan dari proses penangkapan sampai dengan pemasaran. Apa-apa saja yang mereka butuhkan. Sehingga ke depan kita menambah kualitas dari pada hasil penangkapan ikan itu,” kata Ichsan usai menyerap aspirasi nelayan.

Usai berkunjung ke PPI Takalar, IYL kemudian menggelar pertemuan dengan  pengurus DPC Demokrat Takalar.

Bertempat di kediaman pribadi Ketua DPC Demokrat Takalar Ikrar Kamaruddin, IYL yang juga doktor bidang hukum pendidikan di Unhas, tiba-tiba “mencecar” legislator asal Demokrat, Husniah Rahman.

Ichsan menanyakan tentang penerapan pendidikan gratis di Takalar, terutama soal pungutan di sekolah. Mulai dari LKS hingga seragam, apakah benar-benar gratis atau siswa masih dipungut pembayaran.

“Bagaimana di sini ye (Takakar), SD sampai SMA. Apakah masih ada pembayaran bagi siswa siswi?,” tanya Ichsan.

Mendengar pertanyaan IYL, Husniah mengaku jika dibeberapa sekolah masih sering dijumpai ada pungutan, sekalipun itu kasuistik.

Usai mendengar penyampaian legislator, IYL kemudian mengakui jika sengaja menginput informasi tentang apakah masih ada pungutan atau tidak. Sebab yang ingin dia lakukan jika diberi amanah memimpin Sulsel, salah satunya menghilangkan semua jenis pungutan.

“Ini penting bagi saya Bu, karena akan menyampaikan komitmen kepada rakyat, bahwa jika diberikan amanah, tidak ada lagi istilah pungutan,” papar Ichsan yang juga pelopor pertama Perda Pendidikan Gratis di Indonesia.

 

*

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top