H-1 Pencoblosan, NH Keliling Daerah Pantau Kesiapan Saksi – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

H-1 Pencoblosan, NH Keliling Daerah Pantau Kesiapan Saksi

RADARBONE.CO.ID_Makassar– Calon gubernur Sulawesi Selatan nomor urut satu Nurdin Halid ikut memantau kesiapan jaringan tim pemenangan, jelang pemungutan suara 27 Juni besok. NH yang berpasangan dengan Aziz Qahhar Mudzkkar bahkan turun langsung mengecek persiapan akhir di sejumlah daerah.

NH mengatakan, jelang pencoblosan, dia ingin mengetahui sejauh mana kesiapan tim pemenangan, relawan, dan jaringan pendukung di 24 kabupaten/kota. Sebagian daerah dipantau lewat alat komunikasi. Sebagian lagi dikunjungi langsung secara bergiliran.

“Hari ini saya ke Bone untuk meninjau rumah pemenangan. Untuk mengecek kesiapan seluruh jaringan tim, khususnya seluruh saksi yang akan menangani real count,” kata NH sebelum meninggalkan kediamannya di jalan Mappala Makassar, Selasa 26 Juni siang.

NH berangkat ke Bone dengan menumpang helikopter. Dari sana dia lanjut ke Parepare, Sidrap, dan Pangkep. Usai kunjungan, dia dijadwalkan kembali ke Makassar.

“Kita mengecek bagaimaa persiapan kawan-kawan. Daerah yang lain sudah kita pantau sejak subuh tadi,” ujarnya.

Sebelumnya, NH-Aziz mengerahkan Satuan Petugas Khusus (Satgassus) untuk mengawal jalannya pemungutan suara 27 Juni. Tak tanggung-tanggung, tim ini beranggotakan 85 ribu orang di 24 kabupaten/kota.

Nurdin Halid mengungkapkan, tim Satgassus bekerja sejak H-3 hingga H+2 pemungutan suara. Tim ini fokus untuk menelusuri dan mencari tahu peluang kecurangan terkait Pilkada di tengah masyarakat.

“Satgassus hadir untuk membantu rakyat menyalurkan hak pilihnya sesuai nurani. Mereka mengantisipasi politik uang, kampanye hitam, intimidasi, dan kecurangan lain terkait pemungutan suara,” kata NH.

Satgassus dikerahkan sesuai kebutuhan di setiap daerah. Untuk di kota Makassar, jumlahnya berkisar enam ribu orang. Begitu juga di Gowa dan Takalar. Jumlah ini belu termasuk saksi di dalam dan luar TPS.

“Satgas untuk setiap TPS bervariasi. Ada yang sepuluh orang, enam, lima, atau empat. Sesuai tingkat kerawanan di daerah masing-masing,” ujar NH.

Tim NH-Aziz mewaspadai segala bentuk kecurangan. Upaya kecurangan tersebut diduga dilakukan sekelompok orang yang ingin menghalalkan segala cara untuk menang.

Nurdin Halid mengungkapkan, praktek kotor antara lain berupa politik uang, kampanye negatif, upaya kekerasan, dan intimidasi. Bagi NH-Aziz, yang patut jadi perhatian khusus adalah politik uang dengan berbagai motifnya.

“Tim NH-Aziz memberlakukan pengawasan TPS 24 jam. Akan kami tangkap tangan jika ada upaya politik uang di masyarakat,” kata NH.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top