KUR Geliatkan Ekonomi di Bosowa – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

KUR Geliatkan Ekonomi di Bosowa

-Dua Tahun Terakhir Alami Peningkatan

RADARBONE.CO.ID, WATAMPONE–Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Bone, Soppeng dan Wajo (Bosowa) dua tahun terakhir mengalami peningkatan. Baik dari sisi jumlah penerima KUR yang secara agregat pada tahun 2017 sejumlah 43.808 menjadi 48.360 pada tahun 2018. Sementara dari sisi jumlah realisasi KUR yang disalurkan oleh Bank Penyalur secara agregat di Bosowa pada tahun 2017 sebesar Rp1,03 triliun menjadi Rp1,21 triliun.

“Diharapkan dengan tersalurkannya KUR kepada para pengusaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) berdampak pada peningkatan pendapatan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi di lain pihak,” ungkap Kepala KPPN Watampone Rintok Juhirman kepada RADARBONE.CO.ID.

Berdasarkan data pada Aplikasi Sistem Informasi Kredit Program (SIKP) penyaluran KUR di Kabupaten Bone pada tahun 2018 telah disalurkan sebesar Rp575,73 miliar untuk 21.672 debitur mengalami peningkatan sebesar 20,4% dibanding tahun 2017 sejumlah Rp478,17 miliar untuk 18.183 debitur.

BRI merupakan Bank Penyalur KUR terbesar di Bone pada tahun 2018 yaitu sebesar Rp515,09 miliar atau 89,5%, disusul Bank Mandiri sebesar Rp32,55 miliar atau 5,7%, BNI sebesar Rp21,33 miliar atau 3,7%, Bank Artha Graha Internasional sebesar Rp3,57 miliar atau 0,6%, BPD Sulselbar sebesar Rp1,86 miliar atau 0,3% dan terkecil BRI Syariah sebesar Rp1,31 miliar atau 0,2%.

Untuk tahun 2019 sampai dengan tanggal 18 Juni 2019, KUR di Kabupaten Bone telah tersalurkan sebanyak Rp333,09 miliar untuk 12.077 debitur. Bank BRI merupakan yang terbesar dalam penyaluran KUR, yaitu sebesar Rp291,82 miliar atau 87,61% dan Bank BCA merupakan yang terkecil sebesar Rp50 juta atau 0,02%.

“Skema Kredit Mikro merupakan yang terbesar pada tahun 2019, sebesar 272,32 miliar atau 81,75% disusul Kredit Kecil sebesar Rp60,76 miliar atau 18,24% dan terkecil Kredit TKI sebesar Rp17,92 juta atau 0,01%,” beber Rintok.

Sementara KUR di Kabupaten Soppeng pada tahun 2018 telah disalurkan sebesar Rp234,77miliar untuk 10.546 debitur mengalami peningkatan sebesar 14,5% dibanding tahun 2017 sejumlah Rp205,07 miliar untuk 9.784 debitur. BRI merupakan Bank Penyalur KUR terbesar di Soppeng pada tahun 2018 yaitu sebesar Rp200,42 miliar atau 85,4%, disusul Bank BNI sebesar Rp18,18 miliar atau 7,7%, Mandiri sebesar Rp13,80 miliar atau 5,9%, BPD Sulselbar sebesar Rp1,87 miliar atau 0,8% dan terkecil Bank Tabungan Negara sebesar Rp0,5 miliar atau 0,2%.

Untuk tahun 2019 sampai dengan tanggal 18 Juni 2019, KUR di Kabupaten Soppeng telah tersalurkan sebanyak Rp127,16 miliar untuk 5.680 debitur. Bank BRI merupakan yang terbesar dalam penyaluran KUR, yaitu sebesar Rp291,82 miliar atau 87,61% dan Bank BCA merupakan yang terkecil sebesar Rp50 juta atau 0,02%. “Skema Kredit Mikro merupakan yang terbesar pada tahun 2019, sebesar 102,37 miliar atau 81% dan Kredit Kecil sebesar Rp24,79 miliar atau 19%,” jelas Rintok.

Lebih lanjut Rintok Juhirman mengatakan bahwa penyaluran KUR di Kabupaten Wajo pada tahun 2018 telah disalurkan sebesar Rp404,66 miliar untuk 16.142 debitur mengalami peningkatan sebesar 15% dibanding tahun 2017 sejumlah Rp351,79 miliar untuk 15.841 debitur. BRI merupakan Bank Penyalur KUR terbesar di Wajo pada tahun 2018 yaitu sebesar Rp313,28 miliar atau 77,4%, disusul Bank BNI sebesar Rp59,77 miliar atau 14,8%, Mandiri sebesar Rp27,91 miliar atau 6,9%, BPD Sulselbar sebesar Rp2,08 miliar atau 0,5%, BRI Syariah sebesar Rp1,11 miliar dan terkecil Bank Artha Graha Internasional sebesar Rp0,5 miliar atau 0,1%. Sedangkan untuk tahun 2019 sampai dengan tanggal 18 Juni 2019, KUR di Kabupaten Wajo telah tersalurkan sebanyak Rp237,47 miliar untuk 8.721 debitur. Bank BRI merupakan yang terbesar dalam penyaluran KUR, yaitu sebesar Rp178,92 miliar atau 75,3% dan BRI Syariah merupakan yang terkecil sebesar Rp722 juta atau 0,03%. Skema Kredit Mikro merupakan yang terbesar pada tahun 2019, sebesar 164,68 miliar atau 69% dan Kredit Kecil sebesar Rp72,78 miliar atau 31%.

“Akhirnya, dengan melihat perkembangan penyaluran KUR di Bosowa yang menunjukkan adanya peningkatan baik dari sisi jumlah kredit yang disalurkan maupun dari jumlah debitur yang memanfaatkan kredit program tersebut, dapat menggeliatkan kegiatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” terangnya. (*)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top