Napak Tilas Perjalanan Raja Bone dari Masa ke Masa – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

Napak Tilas Perjalanan Raja Bone dari Masa ke Masa

RADARBONE.CO.ID_WATAMPONE–Kunjungan ke makam raja-raja Bone mengawali rangkaian kegiatan perayaan Hari Jadi Bone yang diperingati setiap tanggal 6 April. Ziarah makam raja Bone ini diawali di makam raja Bone ke-15, Latenritta Arung Palakka di Kabupaten Gowa. Pjs Bupati Bone, Ir HA Bakti Haruni, CES bersama forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) menyambangi makam Arung Palakka, Kamis, 22 Maret lalu.

Kunjungan ziarah ini berlanjut ke beberapa makam raja Bone yang berada di wilayah Kabupaten Bone. Untuk menjangkau semua makam, panitia Hari Jadi Bone ke-688 membagi dua tim. Tim I ini di dalamnya terdapat Pjs Bupati Bone, Ir HA Bakti Haruni CES, Sekkab Bone, HA Surya Darma SE, MSi dan pejabat muspida. Tim I mengawali ziarah di Situs Manurunge Ri Matajang yang berlokasi di Kelurahan Manurunge, Kecamatan Tanete Riattang. Situs ini merupakan tempat munculnya raja Bone yang pertama disebut Mata Silompoe.

Budayawan Kenamaan Bone, A Yushan Tenritappu mengungkapkan di tiap tempat yang dikunjungi diceritakan sejarah singkat terkait tempat atau makam tersebut. Demikian pula dengan Situs Manurunge Ri Matajang, kata Yushan sesungguhnya bukan makam, melainkan tempat munculnya raja Bone yang pertama. Pasalnya, raja Bone pertama ini dalam sejarahnya tidak memiliki makam karena ia menghilang.

“Kami menceritakan sejarah singkat yang dimiliki setiap makam raja yang dikunjungi, yang diawali di Situs Manurunge Ri Matajang dimana tempat munculnya raja Bone pertama. Kemudian setelah 32 tahun memimpin dilanjutkan oleh putranya La Ummasa setelah dia lenyap dari Bumi Tana Bone sehingga raja pertama ini tidak memiliki makam karena dia lenyap beserta harta yang dibawa sejak pertama muncul,” jelas tokoh masyarakat Bone ini.

Usai menyambangi Situs Manurunge Ri Matajang, Tim I kemudian bergerak ke makam raja Bone ke -2 La Ummasa, disusul makam raja Bone ke-24 To Appatunru, makam raja Bone ke-29 Singkerru Rukka yang keduanya berada di kompleks makam Masjid Tua Al Mujahidin di Jl Sungai Citarum. Selanjutnya tim ini bergerak ke Kompleks Makam Kalokkoe Ri Bukaka, yakni raja Bone ke-13 La Maddaremmeng dan raja Bone ke-17 Bataritoja.

Adapun Tim II melakukan ziarah ke Makam Petta Ponggawae, Makam Abd Hamid Baso Pagilingi, Makam raja Bone ke-33 A Pabentengi Petta Lawa dan terakhir di makam raja Bone ke-16 La Patau Matanna Tikka yang berada di Kecamatan Cenrana. “Ini merupakan agenda tahunan setiap peringatan Hari Jadi Bone,” kunci Yushan mengakhiri perbincangan dengan penulis. (*)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top