Nasib ABK 15 Kapal Yang Ditahan di Fakfak. Bertahan Hidup Dari Sumbangan Sesama Nelayan – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

Nasib ABK 15 Kapal Yang Ditahan di Fakfak. Bertahan Hidup Dari Sumbangan Sesama Nelayan

RADARBONE.CO.ID–Kondisi 75 nelayan asal Bone yang ditahan di Kabupaten Fakfak, Papua Barat kian memprihatinkan. Mereka bertahan di atas kapal dengan persediaan logistik yang sudah habis.

Hampir sebulan tak beroperasi karena kapalnya ditahan membuat nelayan asal Bone kehabisan logistik. Mereka kesulitan melakukan pembelian bahan makanan karena tak pernah beroperasi sejak ditangkap tiga pekan lalu.

Untungnya, nelayan setempat dan nelayan asal Sulsel memberikan bantuan logistik sehingga nelayan asal Bone yang ditahan Polda Papua Barat tersebut bisa bertahan hidup.

Hal ini diakui salah seorang nelayan yang ditahan, Eman kepada RADAR BONE, Kamis, 30 Agustus kemarin.

“Bekal kami sudah habis, untungnya ada perhatian dari nelayan yang lain sehingga mereka patungan membawa beras satu karung, ditambah kopi, teh, mie instan dan gula untuk dimakan bersama semua nelayan yang tertangkap di sini,” ungkap Eman.

Diakui Eman, hingga saat ini belum ada bantuan pendampingan yang dikirim Pemerintah Kabupaten Bone.

“Sampai saat ini belum ada perhatian dari pemerintah daerah. Kami tetap menunggu perlindungan dari pemerintah agar kami bisa dibebaskan secepatnya,” harap Eman.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Bone, Ir Wahida MSi mengatakan pihaknya telah menyurati Dinas Perikanan Provinsi Sulsel, serta Kementerian Keluatan dan Perikanan RI untuk pemberian pendampingan hukum kepada nelayan asal Bone yang ditahan di Polda Papua Barat.

“Insya allah kami tetap berupaya untuk memfasilitasi. Kami berkomunikasi terus dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan, serta Dinas Perikanan Wilayah Papua. Kami selalu menelepon pihak Dinas Perikanan Wilayah Papua, hanya saja tak panggilan kami tak dijawab.
Kami juga sudah sampaikan Kementerian Kelautan dan Perikanan serta menyurati untuk ditindaklanjuti, sekarang tinggal menunggu saja hasilnya,” kunci Wahida. (*)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top