Nasib Korban Abu Tours di Bone. Kemenag Terima 1.500 Aduan – Radar Bone

Radar Bone

Berita Terkini

Nasib Korban Abu Tours di Bone. Kemenag Terima 1.500 Aduan

Ist

RADARBONE.CO.ID_WATAMPONE–Warga yang menjadi korban Abu Tours di daerah ini terus bermunculan. Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bone masih membuka posko pengaduan bagi korban travel bermasalah tersebut. Pihak Kementerian Agama mencatat jumlah korban Abu Tours di Sulsel sebanyak 16.467 orang. Terkhusus untuk wilayah Kabupaten Bone mencapai 1.500 orang.

Angka ini diperkirakan masih akan bertambah, mengingat posko pengaduan masih dibuka. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulsel Dr H Abd Wahid Thahir MAg mengatakan kasus yang menimpa Travel Abu Tours saat ini tengah ditangani pihak kepolisian. Sementara sanksi administrasinya kini sisa menunggu keputusan Kementerian Agama Republik Indonesia.

“Untuk wilayah Sulsel sebanyak 16.467 orang yang menjadi korban umrah murah yang dikelola oleh Abu Tours.  Namun dari 16 ribu orang itu telah ada yang diberangkatkan sekira 10 kloter, itupun harus menambah biaya sesuai maklumat yang keluarkan Abu Tours yakni Rp15 juta,” ungkapnya usai membuka rapat evaluasi pelaksanaan program kerja di Bone, Sabtu, 17 Maret lalu.
Pengelolaan manajemen travel yang tidak beres, kata Wahid menjadi pemicu utama macetnya pemberangkatan jemaah umrah Abu Tours.

Termasuk faktor finansial yang membuat Abu Tours tidak bisa lagi memberangkatkan para jemaahnya. “Jadi di sini tidak ada kaitannya dengan kenaikan pajak 5 persen oleh Pemerintah Arab Saudi,” tegasnya. Atas kejadian ini, salah satu sanksi berat yang dapat dikenakan kepada travel Abu Tours kata Wahid, berupa penjabutan izin operasional.
Namun lagi-lagi untuk menjatuhkan sanksi itu masih butuh pertimbangan. Karena jangan sampai sanksi itu keluar, pihak Travel Abu Tours tidak lagi berpikir untuk memberangkatkan para jemaahnya. Termasuk mengembalikan uang para jemaah yang batal diberangkatkan umrah.

“Namun kita tunggu saja, apa keputusan Kementerian Agama RI mengenai sanksi administrasinya. Karena mengenai pidananya kini kita serahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian,” ujarnya.
Untuk menyikapi agar kasus serupa tidak terulang lagi di Sulsel, Wahid mengaku telah membangun kerja sama dengan Polda Sulsel. Jika ada travel yang menawarkan paket umrah murah di bawah harga standar, maka langsung ditangani pihak kepolisian.

“Jadi nanti akan ada surat keputusan terkait standar biaya berangkat umrah. Rasionalnya itu berkisaran Rp20 juta,” bebernya.
Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag Bone, H Anwar mengaku korban umrah murah Travel Abu Tour di Bumi Arung Palakka tidak sedikit. Berdasarkan dengan data yang diterima pihaknya, sudah ada sekira 1.500 orang yang mengadu.

“Data itu tidak menutup kemungkinan ada tambahan. Saat ini kami dari pihak Kementerian Agama terus membuka pengaduan. Setelah itu kita tindaklanjuti dengan melaporkan hal itu ke Kanwil,” terangnya.

*

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top